Arsip

Posts Tagged ‘Tuhan’

Pelajaran dari Shelo

Pa-pa.. Ma-ma..
Suara si kecil Shelo di tengah langkah-langkah kecilnya yang tertatih saat belajar berjalan. Seolah memberitahu kami bahwa dia MAU BELAJAR! Meski terkadang terjatuh, menangis, atau kemudian memilih merangkak. Namun tak berapa lama lagi dia kembali berjalan, di tengah mainannya yang berserakan. Menghindari ‘rintangan’ yang dia buat agar kakinya tidak terantuk berulangkali.

Sahabat..
Si kecil ini mengingatkan kami berdua selaku orang tuanya tentang banyak hal hanya dari latihan berjalannya. Pertama bagaimana dia mengingat dan memanggil orang tuanya saat kesulitan. Ini seolah mengajak kami untuk mengingat Tuhan dalam segala keadaan. Saat susah seperti ini atau nanti jikalau sudah berhasil.

Kedua adalah kemauan dan kegigihannya untuk mau belajar. Tentu saja ini pukulan telak buat kami utamanya aku yang kadang pasrah dengan keadaan dan berhenti pada satu titik buntu karena sempitnya pemikiran. Dan ketiga yang paling menarik..

Shelo berani melewati rintangannya dan berusaha untuk tidak terantuk kakinya. Astaga! Bukankah keadaan sekarang ini adalah pilihan dan konsekuensi atas keputusanku sendiri? Kenapa harus takut dan ngeri. Aku pasti bisa.. Pasti bisa.

Terima kasih anakku.. Kita tumbuh bersama menjadi anak dan orang tua yang semakin baik ke depannya.

IMG_20160622_213605

Iklan

Menikmati Surat Kecil Dari Tuhan..

Agustus 18, 2013 Tinggalkan komentar

Malam sudah mulai beranjak larut kali ini.. Sudah dua malam tidur hanya 4 jam karena rasa cinta yang besar terhadap pekerjaanku. Dikatakan gila ya.. Apalagi jika mengingat lagi janjiku untuk RESIGN jika aku tidak dapat menyelesaikan tugasku tepat waktu. Ya.. selain karena kesibukanku, ini juga disebabkan karena terkadang aku masih menunda beberapa pekerjaan.. meski demi pekerjaan lainnya. Memang pelik jika masih mau bekerja.. terkecuali jika aku memilih untuk berhenti dan melepaskan semua.

Kutengok lagi jam dinding di dapur mess yang sedari kemarin seperti menyemangatiku untuk tetap bekerja dan bekerja. Meski pabrik sepi karena batal ada lemburan.. Meski suara petasan sambung menyambung ditingkahi pekik sorak riuhnya lomba panjat pinang di sebelah pagar pabrik. Ataupun malamnya suara alunan musik dangdut nan menggoda dari kampung sebelah serta bunyi percakapan si Raja Dangdut dalam filmnya yang diputar di layar tancap lagi-lagi di sebelah pabrik.. Aku tetap berasyik mesra dengan si Aspire mengerjakan tugasku. Dan jam dinding yang tadi? Tetap setia berdetak mengiringi tekad dan semangatku..

Aku tertegun.. jangankan untuk mencari pacar.. beberapa janji di weekend ini lewat sudah.. Mulai dari nonton film di twenty one, mengantar obat pesanan dari Om di Lampung, janji dengan bapak tukang pijet, ber-halal bihalal dengan para leader, ajakan kongkow dari si gadis manis  pujaan, bahkan melihat upacara kemerdekaan di TV (catat : lebih miris karena tidak mengikuti upacara 17 Agustus) pun berlalu sudah.. Nasionalisme-ku seolah berganti dengan Pabrikisme.. But Life Must Go On..

Sejenak dalam lelah pikir dan ragaku.. meski herannya tak terasa kantuk menyerang.. malah nyamuk penghuni mess yang menerjang.. Aku mencoba memikirkan betapa aku tidak menikmati hidupku.. Sedikit menyesal dan kecewa.. namun ketika mengais deretan pesan di gadget.. satu BBM adik kelas MENYENTAKKU!! Pesan yang diberi judul Surat Kecil Dari Tuhan membuatku luluh.. Dan menyadarkanku bagaimana aku harus mensyukuri waktuku ini karena tak akan dapat kuputar lagi.. Serta bagaimana harus menyikapi waktuku di detik demi detik selanjutnya.. Sahabat.. bolehlah kubagikan isi pesan yang entah siapa yang membuatnya karena jelas tidak mungkin dari gadget Tuhan.. Selamat malam..

Surat Kecil Dari Tuhan…

Kepada  : KAMU
Tanggal  : HARI INI
Dari      : TUHANMU
Perihal  : DIRIMU

Ini AKU,
AKU yang akan menangani semua masalahmu..

Catatan :
Dan ingat, bila dunia ini menyodorkan masalah yang tidak dapat kau tangani sendiri,
Jangan berusaha menyelesaikan masalah itu.
Tetapi, letakkanlah saja masalah itu dibox-KU utk KUselesaikan..
AKU akan menyelesaikan masalahmu sesuai JADWAL yang AKU tentukan sendiri.
Semua masalahmu PASTI akan AKU selesaikan,tetapi sesuai jadwalKU, bukan jadwalmu.
Setelah semua masalahmu kamu letakkan dalam Box,
Janganlah kamu pikirkan & khawatirkan.
Sebaliknya, fokuslah kepada semua hal2 BAIK yang sedang terjadi padamu sekarang.

Bila kamu terjebak kemacetan dijalan, Janganlah marah,
Sebab masih banyak orang di Dunia ini yang tidak pernah naik mobil  seumur hidupnya.

Bila kamu berhadapan dengan masalah di tempat kerja,
Berpikirlah bahwa masih banyak orang yang menganggur bertahun2 tanpa pekerjaan.

Bila kamu sedih karena hubungan keluarga, pikirkanlah orang2 yang belum pernah merasakan mencintai dan dicintai.

Bila kamu merasa bosan dengan akhir minggu, pikirkanlah orang2 yang harus lembur siang malam tanpa libur utk menghidupi keluarga & anak2nya.
Bila kendaraanmu mogok & mengharuskan kamu berjalan kaki,
Janganlah marah,
Pikirkanlah orang2 cacat yang sangat ingin merasakan berjalan diatas kaki sendiri.

Bila kamu melihat dicermin rambutmu mulai beruban,
Janganlah bersedih,
sebab mempunyai rambut hanyalah merupakan impian bagi orang2 yang dalam perawatan Kemoterapi.

Bila kamu merenungi makna hidupmu di Dunia ini & merenungi apa tujuan hidup mu ini ?
Bersyukurlah O:)
karena banyak orang yang tidak punya kesempatan hidup yang cukup lama untuk merenungi hidup mereka.

Bila kamu memutuskan untuk meneruskan surat ini ke orang lain,
Terima Kasih.
Kamu telah menyentuh kehidupan mereka dalam banyak hal yang tidak pernah kamu bayangkan

With Love,
your God

Tidak Ada Kata Kehilangan..

Ya.. inilah berkat Tuhan dalam bentuk UJIAN.. Saudara dan sahabatku.. mohon maaf untuk saat ini tidak bisa kontak saya via BBM atau WA karena gadget BB saya HILANG plus nomor simpati 08211331xxxx. untuk sementara bisa hubungi saya di 08157873xxxx dan 08777158xxxx. Mohon maaf untuk rekan2 Bayer yang “menghadiahi” gadget tersebut karena saya tidak bisa menjaganya dengan baik. Mohon tidak untuk tanya dimana dan mengapa? karena saya juga tidak tahu.. Cukup beri jempol anda untuk mendukung saya bagaimana untuk mengikhlaskan karena semua hanya titipan belaka.. Jika kembali berarti masih menjadi titipan untuk saya. Selamat hari Minggu..

Satu pesan singkat yang kutulis di akun jejaring sosialku karena kehilangan gadget siang ini. Ya, Tuhan sedang bekerja atas diri saya dan saatnya saya membuktikan bahwa tak perlu ratapan untuk menanggapi ujiannya. Sedih? Jelas.. gadget itu adalah hadiah dari sahabat-sahabat di lingkungan kerja terdahulu. Kecewa? Pasti.. karena banyak sekali hal penting di dalamnya, catatan, foto, nomor kontak, dan seabreg lainnya. Mencari? Sudah saya lakukan hingga hampir ke arah menuduh orang lain yang Puji Tuhan tidak terlontar di mulut saya meski tetap saja saya berdosa.

Belum jodohnya dan Tuhan sedang mengambil titipan itu karena mungkin saya tidak merawatnya dengan baik. Ambilah Tuhan daripadaku.. Izinkan aku untuk bersyukur atas teguran kecil ini. Dan jika ada yang menemukan, mungkin dia lebih berhak daripadaku..

hp

Syukuri.. Apa yang Tuhan anugerahkan padamu..

Agustus 30, 2010 Tinggalkan komentar

Senja, 29 Agustus 2010, di sebuah rumah sakit swasta di daerah Depok, seorang dokter wanita muda nan elok menghadapi pasiennya, seorang pekerja pabrik yang mengeluhkan panas tubuhnya yang tinggi selama dua hari belakangan..

“Dok, diagnosanya apa?” tanya pasien setelah pemeriksaan berakhir.

“Ehm..” gumam si dokter sambil menatap wajah sang pasien tanpa berkedip.

Pasien menunduk, tapi mata sang dokter tetap tak lepas menatapnya.

“Maaf Dok, diagnosa saya apa, atau ada yang gawat sampai Anda tidak mau menjawabnya?“ kejar pasien penuh harap.

“Bulu mata Anda bagus sekali Pak, boleh tukeran??“ sahut sang dokter.

“Whaaaaaaattt….“ pasien pun merah padam, kikuk dibuatnya.

Baca selanjutnya…