Arsip

Posts Tagged ‘ojek’

#7.. Nabrak Ojek.. Batal Puasa..

Coretan kali ini hutang hari yang lalu karena sibuk masuk malam tidak bisa memenuhi target setiap hari nulis. Tapi ya gapapa, namanya juga target, kadangada melesetnya kan? Kalau sudah melewati masa putih-merah.. saatnya lanjut ke masa putih biru dong. Ya, pendidikan lanjut pertamaku aku nikmati di SLTPN 2 Labuhan Maringgai atau juga disebut SMP Negeri Sri Bhawono. Dimana itu? Coba deh tanya mbah Google atau intip di sini.

Suatu ketika waktu kelas dua ada ujian catur wulan, kalau tidak salah peralihan dari sistem semester. Aku masih ingat waktu itu agak terlambat di hari terakhir ujian sehingga buru-buru berangkat dari rumah. Ceritanya waktu itu bertepatan dengan bulan Ramadhan dan aku menemani pak Bos puasa, setelah sahur eh tidur lagi, kesiangan deh.. Mandi bebek dan langsung ke jalan besar cari angkot, dapat angkot pick up yang dimodifikasi (ada tudung buat penumpangnya) pun kebagian “nggandul” alias berdiri sambil pegangan tiang penyangga tudung. Bodo amat.. yang penting tidak telat ujian..

Sampailah depan gerbang menuju sekolah, bayar angkot, langsung nyebrang..

tiba-tiba GEDUBRAAAAK!!  Aku terjengkang.. PINGSAN..

Baca selanjutnya…

Akoe dan Bapak TukanG oJeK..

Februari 7, 2011 Tinggalkan komentar

Pufft! Peluh membasahi kaosku saat kulangkahkan kaki menuruni bus Agra Mas, yang mengantarku dari Pasar Rebo ke Plaza Serpong.. Saat mau menjenguk pasienku yang sudah dibawa pulang ke rumah. Tengok kanan kiri, dan langsung naek jembatan penyeberangan yang begitu sepi di sore itu, kira-kira pukul lima lebih seperempat. Turun dari jembatan, mataku langsung liar memilih ojek yang akan mengantarku sampai ke rumah si Om. Hap! Dapat, seorang bapak tua dengan helm kuning tak berkaca dan jaket hijau lusuhnya..

“Pakujaya Pak, berapa?” tanyaku membuka transaksi

“Sepuluh ribu dek..” jawabnya pasti.. weitz.. mau meres guwe nich

“Tujuh ribu dech..”

“Tambahin seribu ya..” pintanya..

Berangkaaadddd…” aku mengamininya..

Baca selanjutnya…