Arsip

Posts Tagged ‘mudik’

Lebaran Terindah Untukku..

Agustus 24, 2013 Tinggalkan komentar

Ramadhan tahun ini belum usai waktu itu.. namun aku sudah tak sabar untuk pulang dan berkumpul bersama keluarga apalagi mendengar si bungsu sudah mendarat di Ruwai Jurai dari Kota Gudeg. Yah, akhirnya malam di pabrik terpaksa kulepaskan untuk memacu si Merah Centil di keremangan pagi itu untuk menuju pelabuhan Merak. Lancar semuanya seperti permintaan yang kulantunkan dalam panjatan doa.. Mulai dari jalanan Jakarta-Merak, Selat Sunda, hingga melintasi Jalan Lintas Timur Sumatera meski disambut gerimis di tengah perjalanan. Sampai rumah menjelang pagi dan langsung GUBRAAAAK.. si Merah Centil terjerembab bersamaku di belakang rumah karena licinnya rumput di belakang rumah.. ahaaay.. maafkan aku centil..

Hari pertama mudik kuisi dengan tiduran.. dan kemudian siangnya bersama keluarga berziarah ke makam kakek dari bapak dan ibu yang sudah meninggal. Kali ini luar biasa.. utuh.. berempat.. dan terekam dalam lensa kamera si bungsu dengan berbagai gaya..

beda gaya.. tetap bahagia..

beda gaya.. tetap bahagia..

Coretan lebaran kali ini tak begitu banyak karena tak mampu otakku menuangkan jutaan kebahagiaan keluarga dalam merayakan hari raya Pak Bos.. Kami begitu rukun dan bahagia.. mulai dari buka terakhir Pak Bos, lalu sungkem..

..mengharu biru....

..mengharu biru….

dan bersilaturahmi dengan berseragam koko dan gamis.. satu hal yang baru kali ini kami lakukan.. Terima kasih Tuhan, selamat lebaran Pak Boz.. Mohon maaf lahir dan batiiin…

..momen terbaik lebaranku...

..momen terbaik lebaranku…

 

 

Oleh-oleh dari Mudik Terakhirku..

Februari 4, 2012 Tinggalkan komentar

Sahabat.. Ada beberapa pesan yang aku mau share dari mudikku kali ini.. Cekidot ya..

#jaga hubungan baikmu dengan mantan pacar dan kalau bisa jadikan saudara agar jika ada kesulitan tetap bisa saling tolong, dukung, dan beri perhatian.. (Pengalaman jatuh dari motor dan perlu tempat istirahat)

#jangan pernah berdiam dalam ketidakpastian, segera putuskan, sekalipun pahit yang kita dapatkan (Papa Atung)

#jika lelaki tidak mampu memantapkan hati pada satu wanita, dia bukanlah pria sejati (Pak Bos)

#meskipun sulit dan berat, jalani setiap panggilanmu dengan total dan berserah padaNya.. (Bu Bos)

#menikahlah HANYA dengan orang yang mampu menyayangi keluargamu dan jika kamu bisa menyayangi keluarganya, secara utuh dan ikhlas (Mbok Tuwo)

#dalam sakit, hanya kasih keluarga yang paling hebat untuk menyembuhkannya (Mbah Uti)

#harta yang paling berharga adalah orang tua dan keluarga kita, tak ternilai dan tak terganti (papa carel)

#bukan siapa2 yang menyelamatkanmu, tapi iman dan pendirianmu yang meneguhkanmu (cucu)