Arsip

Posts Tagged ‘doa’

Dan Jawaban Tuhan adalah.. Kesempatan..

April 13, 2013 4 komentar
tak menunda untuk dekat denganNya melalui doa

jawabannya adalah sebuah kesempatan..

Sahabat.. pernahkah engkau termenung karena sebuah doa yang belum terkabulkan. Begitu lama dirimu menanti tetapi tak jua kunjung datang apa yang ingin termaksud di hati. Lantas engkau mulai meragukan kemampuan Sang Penciptamu.. mungkin malah mengolok dan merendahkan keagungan-Nya dan beralih kepada Tuhan ciptaanmu sendiri. Percaya mantera, jimat, berhala, dan sederet ciptaan manusia yang seolah mendatangkan kekuatan meski itu hanya sugesti belaka.

Aku ingat akan status bulik Rosa Dyah di jejaring sosial.. “Doa itu bukan seperti ATM”.. Yang intinya kita bisa mendapatkannya setelah beberapa menit bertransaksi meski kadang mendapati kalimat permintaan maaf karena transaksi tidak bisa dilakukan karena dana kita tidak mencukupi. Namun jelas diperlukan kesabaran dan waktu untuk memperoleh apa yang kita inginkan. Bisa hitungan jam, hari, minggu, bulan, bahkan tahunan masa penantian. Dan apakah yang Tuhan beri untuk setiap doa kita??

Kita minta berbagai hal.. rejeki, kesehatan, pasangan hidup, dan semua yang kita inginkan. Tapi apakah kita langsung mendapatkannya seperti Pak Tarno yang selalu bilang “mohon dibantu ya.. prok prok prok..” ?? Tidak juga.. Aku akan coba share beberapa doaku di tahun ini sahabat.. dimana semuanya sudah diberikan jawaban oleh Tuhan. Baca selanjutnya…

The Real Killing Punch!!

November 10, 2012 Tinggalkan komentar

Selamat Sabtu sahabat.. Semoga weekend-mu kali ini luar biasa.Oh ya.. ada yang penggemar tinju? Semalam nonton mas Chris John tidak? Bagi yang bukan penikmat atau penggila tinju tenang saja.. aku tidak akan bercerita tentang bagaimana hidung dan mulut si juara dunia asal Indonesia itu berdarah-darah kok. Tapi ada satu sisi menarik yang bisa kuungkap di tulisan kali ini. Apa itu?

Sedari dulu mengikuti sepak terjang Chris John, aku sampai di satu titik yang pasti akan diamini oleh pengamat tinju manapun bahwa jagoan kita ini tidak mempunyai “killing punch” atau pukulan yang benar-benar mematikan seperti halnya Mike Tyson, Roy Jones Jr., atau Elly Pical. Satu pukulan yang akan mengkanvaskan lawan atau minimal membuat lawan ciut nyalinya sebelum bertanding. Petinju yang demikian biasanya akan memiliki reputasi dan prestasi luar biasa.

Tetapi, apakah Chris John biasa saja? Faktanya di usia 33 tahun dia sudah berhasil mempertahankan gelar sebanyak 17 kali dan 9 tahunan mengamankan titelnya. Bagiku dia tetap luar biasa.. Kenapa? Karena dia memiliki the Real Killing Punch!! Simak saja setiap selesai bertanding, pasti tak lupa dia berterima kasih pada Bunda Maria dan Yesus sesuai dengan agama yang dianutnya. Petinju ini memang dikenal sangat taat beribadah dan menjalani tata aturan keyakinannya.

Sahabat.. kita boleh saja tidak punya kelebihan dan biasa-biasa saja.. Tetapi kita bisa memiliki the Real Killing Punch layaknya Chris John untuk menjadi LUAR BIASA!! Selalu berpasrah dan berpegang pada kuasaNya.. Memupuk iman dan pengharapan dalam balutan syukur setiap waktu kita atas ujian, cobaan, maupun anugerahNya. Mengutip status seorang sahabat di jejaring sosial “kita kadang lupa bahwa kita telah menikmati beragam anugerah karena hanya fokus pada cobaan demi cobaan yang kita hadapi”. Semoga Chris John yang luar biasa dalam keterbatasannya.. mengilhami kita untuk lebih dekat lagi dengan Tuhan dan memupuk iman dalam nama-Nya. Yakinlah bahwa kita yang BIASA akan bisa menjadi SANGAT LUAR BIASA karena kuasa-Nya.

gambar dikutip dari http://www.indrigautama.org

Tuhaaaaan.. Sesak Banget niiih…

September 2, 2012 Tinggalkan komentar

Minggu ini cerah banget ih.. hehehe, sekedar kiasan bahwa kemarau masih menaungi kawasan Cikande tempatku cari rejeki. Memang air seperti pelit untuk turun tercurah sebagai hujan di kawasan industri ini sehingga jalanan menjadi berdebu, tetumbuhan mengering, dan suasananya ya ‘cerah’ itu tadi. Libur untukku di weekend ini setelah minggu lalu menghabiskan Sabtu Minggu di pabrik tercinta.

Ada pilihan ke kawasan pantai Anyer memang di hari ini bersama anak-anak produksi. Hemh.. tentunya opsi yang menarik untuk me-refresh otak setelah seminggu berkutat dengan persiapan audit di area kerja. Acara yang digagas anak-anak dengan  konsep touring bermotor jelas menggodaku dan si Merah Centil. Bagaimana tidak? Si MC tentu akan seneng karena ada setidaknya satu pantat kaum hawa yang nangkring di jok empuknya. Aku juga laah.. ada dua tangan yang sepanjang  jalan parkir di pinggang kurusku kan? Namun ada satu bisikan Tuhan yang membuatku mengurungkan niat dan lebih memilih ke tempat Om di Cileduk untuk ambil beberapa barang guna kubawa mudik di minggu depan. Oooh..mulai sesak nih, aku ngelus dada dan si MC pun melengos kecewa..

Tepat sebelum jam delapan pagi, aku mulai memerkosa si MC untuk mengarungi jalanan Serang-Tangerang yang masih dalam perbaikan di beberapa titiknya. Sekali waktu kulayangkan pandang ke kanan dan ke kiri melihat deretan pertokoan pinggir jalan yang mulai menggeliat pasca libur lebaran. Satu ketika aku tertarik untuk mampir di toko jaket yang nampaknya menjual item-item menarik. Tapi dasar MC-nya lagi galau, rem-nya kurang pakem sehingga berhentinya terlalu jauh dari toko alias kebablasan bin mblandang. Huh, mau putar balik tapi jalanan terlalu ramai, akhirnya aku merengut dan si MC terkikik geli.. “rasain lu bos..” mungkin itu bisiknya. Aduh Tuhaaan.. semakin sesak nih rasanya.. Baca selanjutnya…

Terapi Doa dan Terapi Tobat..

Januari 18, 2011 Tinggalkan komentar

Terkadang kita banyak menghabiskan waktu, tenaga, pikiran, dan uang untuk hal-hal yang kita inginkan. Memburu ahli terapi sampai ujung lobang semut atau tempat jin buang anak pun kerap dijabanin. Mulai dari mau sembuh dari penyakit, mau kaya, mau lebih seksi dan cantik, mau lebih lama dalam bercinta, pokoknya.. mau apa ajjahh bolehhhh..

Tapi ada yang lebih manjur, dan lebih mak nyus (kata Pak Bondan) dari segala terapi.. Yakni terapi doa dan tobat. Caranya mudah, murah, dimana saja bisa, hanya yang paaaaliiing berat adalah niat melakukannya. Lucu bukan? yang mahal hayuk aja, eh yang murah kadang kita sungkan dan enggan..

Baca selanjutnya…

Kategori:PLUS plus Tag:, , ,