Beranda > Polahku Teranyar.. > 10 Tips Perpanjangan dan Mutasi SIM

10 Tips Perpanjangan dan Mutasi SIM

Anda kenal mbah Google? Dewasa ini simbah GOOGLE memang menjadi primadona dalam dunia per-kepo-an alias hal-hal yang ingin kita tahu. Jangankan nama universitas bahkan merk celana dalam favorit artis pun tinggal ketik di kolom pencarian dan tralala.. langsung nongol! Luar biasa bukan? Namun jangan salah.. tidak selamanya tanya ke simbah satu ini akan mempermudah hidup kita. Mau bukti? Sik sebentar nge-teh dulu.. cegluk (biasanya ngopi dulu.. srupuuut, tetapi ternyata sudah jadi ciri khas bang Denny Siregar, minggir deh saya).

Hal ini saya alami saat mau memperpanjang SIM yang sebentar lagi habis masa berlaku seiring pertambahan usia. Dan sesuai dengan KTP baru maka harus mengurus proses mutasi dari Depok ke Serang. Olala.. Bolak Balik.. Aduh Abang Dah Capek Coy #AADC2.

Karena memang tidak paham, maka sembari menunggu akal buntu untuk menghubungi biro jasa (a.k.a. Calo), jemarikupun menari di gadget dan laptop. Tangan kiri di gadget, tangan kanan di laptop, terus split kayak si Bang Jonru. Semuanya berulang ulang melakukan hal yang hampir sama yaitu mengetik kata “mutasi SIM” ditambahi beberapa kata sebagai bumbu penyedap rasa. Otomatis mata pun melihat tulisan demi tulisan, blog demi blog, hingga website resmi-nya POLRI. Dan semuanya menghasilkan kesimpulan yang mengerucut bahwa saya harus ke Depok bikin surat mutasi lalu balik ke Serang lagi dan begitulah. Apesnya lagi pengurusan SIM di kota Belimbing sudah berpindah dari Jalan Margonda ke Pasar Segar yang notabene kalau ngangkot akan naik turun berulang kali.

Sudah lemes aja dengkul saya (untung dah nikah)..

Mbah Google membuat nyali saya kecut, bukan karena takut, tapi membayangkan Shelo (yang selalu saya kenalkan pada setiap kegiatan orang tuanya) harus menikmati perjalanan yang melelahkan. Maklum nak.. papamu belum punya stang bunder yang nyaman untukmu bobo sepanjang perjalanan. Saya begitu percaya sama infonya Mbah Google, apalagi di beberapa blog dijelaskan terperinci harus ngapain aja di kota asal SIM hingga agenda di kota tujuan mutasi SIM.

Namun semuanya berubah ketika pada hari Minggu kuturut Ayah ke kota. Eh salah! Ketika pada hari Minggu bertamu dalam rangka bisnis ke rumah Mas Bro Apit teman semasa sekolah. Saya panggil Mas Bro karena saya lebih muda tentunya. Sebagai yang lebih tua, ternyata pembicaraan tentang wearpack diakhiri dengan info yang MENCENGANGKAN!

Bagaimana tidak.. Beliau eh si mas bro menceritakan pengalamannya memperpanjang SIM C di Serang meskipun KTP-nya dari Lampung. Tanpa mengurus surat mutasi pula! Hanya datang ke Polres Serang dan selesai sudah.. Bahkan ditambah bonus SIM A yang baru, meski harus merogoh kolornya lebih dalam. Mas satu ini nyimpen dompet di kolor dan dikasih peniti biar aman dan mak nyus (kalau nyangkut di kantong menyan). Weladalaaaah!

Saya pun jadi bersemangat 69! (lebih dahsyat dari 45 pokoknya). Dan Senin minggu ini pun agendanya ke Polres Serang. Ngacak-acak! (ups.. ini bercanda).

Namun Senin kemarin tak berjalan sesuai harapan. Selepas kegiatan May Day bersama paguyuban, ternyata bangun kesiangan dan malas pun melanda. Mohon jangan ditiru karena bisa bermasalah untuk rejeki Anda. Sampai siang hari saya hanya mainan HP untuk.. TANYA LAGI MBAH GOOGLE! Rupanya saya termasuk orang yang berani untuk dikecewakan selanjutnya. Simbah pun menjawab bahwa masih ada SIM Keliling meski di beberapa blog menyatakan bahwa SIM Keliling di Serang : hanya melayani perpanjangan SIM lokal bukan mutasi antar daerah, Senin dan Kamis libur seperti puasa sunah, dan hal-hal lain yang melemahkan syahwat (baca:pengharapan) saya saja. Sampai titik ini masih males.. meski tiba-tiba membuka website POLRI untuk pelayanan sim keliling dan horeeee.. hari Senin ini buka kok di Alun-Alun Serang. Jadi bisa spekulasi.. itung-itung tanya dulu ke petugasnya meski sambil siapin fotokopi KTP.

Akhirnya berempat kami geruduk tuh TKP. Tahu kan siapa saja kalau kami bilang berempat? Dan  setelah tiba di lokasi, ternyata BISA kok mutasi plus perpanjang SIM tanpa surat pengantar dari Polres sesuai domisili sebelumnya. Ini lho yang dinamakan SIM Online, jadi DATA-nya yang sudah ONLINE terhubung antar Polres se-Indonesia. jadi bukan kayak bisnis online yang duduk manis depan laptop di rumah ya.. AHAAA!! Langsung deh proses, dimana Shelo dan Mamanya saya ungsikan ke Mall Ramayana, sedangkan si Centil duduk manis di parkiran. Dan.. Breeeessss.. hujan turun (ini tandanya berkah). Ya.. berkah karena yang ngantri mau perpanjang SIM jadi sedikit, soalnya terhalang hujan.

20160503_120710

Dan setelah menunggu antrian sambil berteduh di jembatan penyeberangan depan Mall Ramayana Serang, akhirnya SIM A dan C yang baru pun jadilah meski alamat sekarang terlalu panjang sehingga tidak semua tertulis di SIM yang baru. Total waktu yang diperlukan sekitar 1.5 jam terpotong hujan sehingga harus neduh dan pemanggilan antrian yang sedikit kacau karena berkas buru-buru ditumpuk agar tidak kehujanan. Puassss.. sehingga bisa membagikan tips untuk perpanjangan SIM plus mutasi antar daerah baik di Polres Serang maupun di outlet SIM Keliling di Alun-Alun Serang. Ini dia tips-nya :

  1. Jangan percaya GOOGLE sepenuhnya, milikilah teman asli yang bisa untuk berbagi informasi
  2. Siapkan fotocopy KTP domisili baru atau kalau mau lari-larian cari fotocopian setelah antrian semakin banyak ya silakan..
  3. Siapkan juga surat keterangan sehat dari dokter sesuai dengan jumlah permintaan perpanjangan SIM kita. Kalau SIM A dan C ya buatlah dua surat keterangan meski opsi lainnya bayar 25-30 ribu per surat di TKP. Wong cuma ditanya berat badan kok.. ukuran kelamin sih kagak!
  4. Siapkan pula wajah ganteng agar kiyut saat difoto. Meski mohon maaf saya tidak bisa menjamin tips ini sukses atau tidak, karena buktinya saya juga nggak berhasil..
  5. Sabar kalau antri.. jangan berebut! Hindari CALO sebisa mungkin ya.. dan siapkan camilan serta minuman, dan jika mungkin bivak untuk antisipasi berteduh dari hujan.
  6. Pastikan nama dan tanggal lahir Anda sudah benar saat ditanya petugas sebelum dicetak. Sebab saat salah ketik plus salah cetak nanti akan ribet ngurusnya. Kalau perlu suruh minggir petugasnya dari layar monitor (kalau perlu loh ya..)
  7. Siapkan uang 75 ribu untuk perpanjangan SIM C dan 125 ribu untuk SIM A. Untuk saat ini SIM B dan rombongannya tidak dilayani di Outlet SIM Keliling. Jika biayanya lebih besar dari punya saya, berarti kenaikan harga ya bro and sis..
  8. Setelah diprint, periksa ulang! Inget point 6.. Jangan lupa pula check teman atau keluarga yang dibawa, takutnya hilang..
  9. SIM Baru langsung tempelin anti gores (kalau bisa minimal yang Corning Gorilla Glass 4 hahaha..). Ini SIM sekarang dah kayak HP, satu SIM biayanya 5000 rupiah untuk anti gores, mohon jangan yang anti spy ya..
  10. Baca point 1, saya akan konsisten.. Jangan percaya TIPS ini jika anda bukan warga Serang atau seputar Banten. Kenapa? Bisa jadi kebijakan lokal petugasnya berbeda, sehingga diperlukan surat pengantar. Kalau di Serang ini baik dan cerdas dong.. Sebab kalau data dah online kan tinggal mutasi data dari Depok (untuk case saya). So.. tanya TEMAN Anda juga ya.. Ingat, teman itu ngobrol bareng.. bukan KORUPSI bareng..

sim

Sudah perpanjang SIM Anda Sahabat?Cegluk.. (tehnya kemanisaaan..)

Iklan
  1. Mei 4, 2016 pukul 7:12 AM

    Saya sudah beberapa kali memperpanjang SIM A dan C
    Terima kasih tipnya
    Salam hangat dari Surabaya

    • Mei 4, 2016 pukul 8:54 AM

      Salam hangat ugi pakdhe..
      Maturnuwun sudi mampir..

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: