Beranda > Pelajaran Hidoepku > Belajar dari Shelomitha.. Impossible become I’m Possible

Belajar dari Shelomitha.. Impossible become I’m Possible

Hari tidak begitu bersahabat kemarin.. Kantong cekak dan cuaca gerimis membuat seisi penghuni FR3 termasuk si Centil tidak bisa kemana-mana di masa prapaskah ini. Alhasil hanya berpindah ruangan demi ruangan serta tentunya mengawasi si ratu kecil kami merajalela. Ya.. si cantik yang kian bertambah pintar ternyata mampu membuatku belajar hal yang luar biasa. Kok bisa?

Awalnya biasa saja, hanya sekedar bermain bertiga di ruang tamu. Sebagaimana kesukaan si kecil, Ia akan berada di depan pintu dan memandang ke arah taman depan. Mungkin mau bilang bahwa rumput FR3 lebih hijau dari rumput tetangga hehehe.. Hingga kami menyadari bahwa si kecil sudah bisa berdiri sendiri di teralis pintu serta mencoba bergerak ke kiri dan kanan. Waw.. amazing.. (ups, gini doang ditulis di blog??).

Tentu tidak.. Mamanya Shelo bereksperimen dengan menempatkan kaos kaki puteri kami di sela teralis dan jaring kawat sehingga terjepit rapat. Turut pula ditempatkan topi kupluknya dan secara tak sengaja tingginya tidak sama. Tanpa dikomando, Shelo berdiri di terali tersebut dan mengambil satu kaos kaki yang bisa diraihnya. Hap! satu didapat dengan tangan kirinya yang mungil. Kami mengawasi dan berjaga di belakangnya agar tidak terjerembab karena memang belum begitu baik keseimbangan anak usia 8 bulan ini.

Kaos kaki dan topi kupluk yang menjadi obyek berikutnya terjepit lebih tinggi sehingga meski berjinjit pun kami yakin anak cantik ini tidak mampu meraihnya. Kami amati dia sejenak terdiam, mengamati satu kaos kaki yang belum terambil. Dan tiba-tiba kaos kaki itu bergerak turun. What?? Ini semacam sulap kang Demian kah? Kami amati lagi dengan seksama.. ternyata Shelo menepukkan jemari kirinya ke arah jaring kawat berulang-ulang sehingga mengendorkan jepitan. Akibatnya kaos kaki menjadi turun dan dengan sigap Shelo menggapainya dengan tangan kanannya.

20160212_145243

Ya Tuhan.. Shelo mengajarkan pada kami bahwa sesuatu yang tidak mungkin bisa diubah menjadi mungkin apabila kita mau melakukan sesuatu hal dengan berpikir sejenak dan melakukan tindakan nyata. Luar biasa.. Tuhan menegur kami yang masih acapkali mengeluh dengan hidup dan berbagai kesulitan yang kami hadapi melalui buah hati kami. Kami bisa.. dan pasti bisa.. hanya perlu berpikir sejenak, mohon petunjukNya dan lakukan.. Sebab tiada yang tak mungkin terselesaikan karena Dia memberikan cobaan sesuai dengan kemampuan umatNya.

Selamat dinihari sahabat.. sudahkah belajar dari keluarga?

Iklan
  1. Belum ada komentar.
  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: