Beranda > Pelajaran Hidoepku > Aku mau Waras tidak Sinting lagi.. Bagaimana dengan Anda?

Aku mau Waras tidak Sinting lagi.. Bagaimana dengan Anda?

Sudah lama sekali ingin menulis coretan ini.. Namun sepertinya baru kali ini nemu momen yang pas.. maklum penulis eh pencoret kambuhan.. Kadang kambuh.. tapi sering banget nggak-nya. Kenapa sekarang? Ya karena akhir bulan.. tepat untuk memulai bulan baru. Yups.. penghujung November.. setelah diskusi serius dengan isteri mengenai ART yang masih minus di bulan ini hehehe..

Waras dan sinting adalah dua istilah yang kerap kudengar dan kucermati setiap sesi training yang dibawakan di pabrikku. Seorang trainer terbaik kami selalu mengungkapkan bahwa hanya ada dua jenis manusia di muka bumi yaitu yang SINTING dan WARAS.. Ups! Kirain wanita dan pria.. (meski ada yang di antaranya). Dan hebatnya lagi, beliau selalu bertanya.. “Anda SINTING atau WARAS?” Kadang keki juga ditanya seperti itu, coba deh kalau telinga Anda mendengarnya.. pasti akan teriak kenceng WARAAAAS bukan? Tunggu dulu soooob.. Coba telaah maksudnya di bawah ini..

Manusia SINTING adalah mereka yang menginginkan hasil berbeda dengan cara yang sama sedangkan mereka yang WARAS adalah melakukan hal yang berbeda dari sebelumnya untuk memperoleh hasil yang berbeda pula..

Nah.. hayoo.. MIKIR kan? (kayak Cak Lontong..). Hasil berbeda tentu bisa jadi yang lebih baik, lebih banyak, lebih bagus, dan lebih lainnya ATAU justru sebaliknya.. Meski tentu pengennya hasil berbeda yang dimaksud adalah yang memiliki nilai plus dari sebelumnya. Masak iya ada yang mau lebih bodoh, lebih ceroboh, lebih miskin?

Bagaimana dengan aku? Nah.. karena buruh pabrik, maka aku coba akan uraikan dalam lingkungan pabrik. Untuk rekan-rekan yang mau berefleksi maka silakan kondisinya diganti dengan lingkungan masing-masing.. di instansi pemerintah, di pasar, atau dimana saja.

Bagi buruh sepertiku, kadang yang terpikir di benak adalah bagaimana bekerja lebih baik, mendapatkan pendapatan lebih banyak, posisi lebih tinggi, dan karir yang lebih cemerlang. Ternyata selama ini aku masih SINTING pemirsa.. Sebab masih mengandalkan cara-cara yang sama untuk mendapatkan hasil produksi yang maksimal, komunikasi yang efektif, gaji yang lebih banyak, dan lain sejenisnya. Kerja ya masih masuk mepet jam masuk, jarang blusukan ke line, delegasi yang tidak jelas, kontrol yang kurang ketat, dan seterusnya.

Bagaimana untuk menjadi WARAS? Nah.. mulai Desember aku harus masuk kerja lebih awal, koordinasi dan komunikasi lebih tepat guna dan konsisten, memimpin dengan baik, delegasi yang cermat dan terarah, rajin blusukan dan jemput bola, serta tetap haus ilmu dan tidak puas diri. BERHASIL? Itu nanti.. yang penting lakukan dulu. Jika gaji tidak naik? Berarti harus cari pendapatan di luar pabrik semacam usaha sampingan asal jangan sampai KORUPSI. Apalagi di usiaku harus mulai melirik dunia wiraswasta karena bekerja terus di pabrik tetap bukan pilihan utama dan ada batasnya (baca : pensiun). Posisi tidak naik, karir tidak cemerlang? Woooh.. mungkin bukan di pabrik ini, jadi ya harus PINDAH KERJA  apabila sudah diupayakan dengan usaha yang maksimal (dan jujur tentunya).

Itu yang akan saya lakukan untuk menjadi WARAS.. Tolong ingatkan kalau masih SINTING lagi. Bagaimana dengan Anda? Yang sudah WARAS jangan jadi SINTING setelah baca coretan ini ya..

 

WARAS : Tak ada alasan untuk kehilangan komunikasi karena baterai habis.. ojo cengeng..

WARAS : Tak ada alasan untuk kehilangan komunikasi karena baterai habis.. ojo cengeng..

Iklan
  1. Belum ada komentar.
  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: