Beranda > PLUS plus > Surat Terbuka Untuk Isteriku..

Surat Terbuka Untuk Isteriku..

Isteriku.. beberapa minggu yang lalu ada khotbah Romo di gereja yang membahas tentang isteri yang takut akan Allah. Dan tanpa melirikmu, aku tahu bahwa yang di sampingku adalah satu di antaranya. Engkau yang demikian berpasrah pada Allah.. tidak sepertiku yang kadang masih berkata “Tuhan kemana ya dek?” atau “Kenapa Allah berikan perkara ini, tidakkah dia mencintai kita Ma? Kurang apa kita kepada-Nya?”. Engkau begitu percaya bahwa Dia selalu ada di sekitar kita, hanya kadang kita yang tidak atau tidak mau menyadarinya. Di hari yang sama engkau buktikan hal itu dimana ketika menjelang komuni, runtuhlah pertahanan tubuhmu sehingga harus menghabiskan waktu lama di toilet dan tidak menerima tubuh Kristus. Saat aku hendak membawamu pulang atau ke dokter, engkau menolaknya dan memilih tetap di sekitar gereja hingga misa usai karena tidak mau meninggalkan-Nya.

Isteriku.. belahan jiwaku, terima kasih karena telah mendampingiku dalam keadaan apapun, bahkan sebelum janji suci kita terucap di altar suci. Masih ingat saat kita harus bermandi peluh, terkantuk-kantuk karena pulang larut malam, atau menikmati hujan bertiga dengan si Centil ketika harus kesana kemari mengurus pernikahan kita. Yang terakhir tentunya saat engkau menungguiku begadang sampai pagi karena bingung dalam menuangkan lagu ciptaan kita ke dalam notasi angka. Namun dari persiapan, hingga saat penjurian Lomba Cipta Lagu se-paroki Kristus Raja Serang, engkau selalu memberikan support dan kasih luar biasa meski sekuat tenaga kau tahan agar tidak mual muntah saat mendampingi. Dan hasilnya.. Puji Tuhan juara III dari 8 peserta yang karya-karyanya hebat luar biasa. Terima kasih Ma..

Isteriku.. pilihan terakhirku.. yang terhebat tentu saat periksa ke dokter Linda dan kita melihat titipan Allah itu bergerak lincah dalam usianya yang baru 2,5 bulan di kandunganmu. Luar biasa.. dan begitu melimpah kasihNya yang diberikan kepada kita. Semoga kita bisa merawatnya dengan baik hingga nanti dia lahir ke dunia melengkapi keluarga kita. Dan meskipun banyak kekuranganku dalam mendampingi kehamilanmu, engkau tak pernah mengeluh dan hanya tersenyum jika kata maaf terucap dari bibirku. Engkau luar biasa..

IMG_20141120_0001

Namun isteriku.. tak ada gading yang tak retak.. Mas dulu memimpikan punya isteri kayak Agnes Monica.. tapi dapetnya? Wak waooow.. meskipun engkau juga pengen punya suami yang lelaki sejati. Faktanya? Seringkali suamimu jadi feminin ciiiiiiint… Yuk yak yuuuk. Ah, tetapi saat ini hanya engkau yang tercantik di hati (sambil pegang hidung takut memanjang). Luv yu pul daaaah..

Yang lain? Engkau juga memiliki kelemahan layaknya manusia lainnya. Mas rindu dengan masakanmu.. dengan kelincahanmu dalam mengurus si FRE.. Rinna.. dan Poly.. Kadang habis pikir jika sudah melihatmu tergolek lemas di kamar tidur. Bahkan merasa tak berarti karena biasanya Papa paling pandai saat menasehati orang lain dalam mendampingi kehamilan isterinya. Eh, ternyata susah juga saat harus melakoninya. Yang jelas lekas pulih dari mual muntahmu sayang, karena engkau semakin kurus.. dompet kita juga makin kurus hehehe. Satu lagi.. luruhlah sifat burukmu yang menyenangi es.. hemh, batukmu semakin menjadi karenanya. Kalau bisa menjauhi es, mas ganti hape bututmu dengan yang baru deh.. (kalau ada rejeki tentunya). Dan kebiasaan buruk untuk lupa minum obat (pura pura lupa tepatnya) karena pada dasarnya engkau tidak menyukai obat.

Aku mencintaimu selalu.. hingga akhir hayatku…

Iklan
  1. Stanis Kwen
    November 23, 2014 pukul 3:29 PM

    Mantap….

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: