Beranda > PLUS plus > 2014.. Anugerah Tuhan : Ladang Rejeki dan Iman..

2014.. Anugerah Tuhan : Ladang Rejeki dan Iman..

Cukup lama buat menanti apa yang akan aku tuliskan di blog ini.. Satu tulisan saja di Januari yang kuharapkan memaknai setiap langkah dan menyemangati ribuan kisah di sebelas bulan berikutnya. Tulisan di akun jejaring sosialku aku beri judul 2014 To The Next Next Level..

Kali ini adalah pengalaman baru bagiku untuk merayakan tahun baru di gereja.. Ya, tepatnya di Gereja Kristus Raja Serang bersama OMK.. What? OMG.. OMK.. ketuaan kali ye.. sehingga saat perkenalan pun dengan mantab aku persilakan mereka memanggilku “Om”.. hhahaha.. asal jangan “Mbah” aja deh.. Kok bisa di gereja? Biasanya dengan keluarga atau justru menghamburkan lembar demi lembar rupiah dalam riuhnya pesta.. Entahlah, sepertinya Roh Kudus lebih menyapaku kali ini daripada Roh Kuda hehehe..

Misa tutup tahun 2013 lah yang menarik hatiku untuk TERSESAT di tempat kudus ini… Tiga renungan dari homili pastor sungguh mengesankan untukku. Apa to?
Pertama adalah tentang bagaimana kita telah melalui tahun 2013? Ya. Bukan berapa lama, yang bisa dihitung dengan kalkulator.. atau dengan siapa.. tetapi sungguh bagaimana sikap kita di 2013 yang lalu. Entah kita yang berprofesi sebagai buruh, guru, dokter, tukang becak, dan sebagainya.. Apakah memang kita telah melalui 2013 dengan proses yang mendewasakan dan membuat kita lebih baik dari 2012. Dan sudahkan semua yang kita lakukan dilandasi ajaran kasih dan pelayanan-Nya?

Kedua adalah cara menyikapi transisi dari 2013 ke 2014.. Apakah memang kita sudah berniat untuk memperbaiki semua kekurangan kita, meningkatkan pencapaian kita, dan selalu bersyukur atas semua kerja Tuhan atas detik hidup kita. Percayakah kita bahwa Dia akan menggenapkan sisa dari apa yang telah kita upayakan dengan kuasa kasihNya?

Ketiga adalah lagunya Armada.. Mau dibawa kemana 2014 kita? Ke arah lebih baik atau sebaliknya? Dan aku lebih setuju dengan apa yang dicanangkan oleh pabrik tempatku berburuh ria.. yaitu 2014 To The Next Level..

Dalam pekerjaan.. kita harus lebih bekerja dengan cerdas agar kemampuan meningkat dari tahun 2013. Di sisi lain, beranilah berkata TIDAK saat kemampuanmu kurang dihargai dan KELUAR! Sayangi energimu untuk tempat baru yang lebih menghargai jerih payahmu. Level yang kadang tidak dimiliki oleh sebagian dari kita adalah SPEAK NO FEAR.. Ungkapkan apa yang menjadi keluhanmu (asal ojo waton sambat alias asal mengeluh). Kalau tidak ngomong.. belum tentu mereka tahu apa yang kita inginkan.

Dalam pergaulan dan kehidupan sosial.. 2014 harus dijadikan titik tolak untuk membangun “jembatan” dan merawat jembatan yang telah ada. Jembatan yang dimaksud adalah koneksi dengan orang lain yang mungkin belum pernah kita kenal sebelumnya. Tentu saja koneksi positif agar tidak terseret kasus korupsi atau gratifikasi. Bagi yang tadinya kurang pergaulan.. buka sedikit pemikiran dan hatimu untuk mengenal orang lain yang mungkin akan mengubah kehidupanmu menjadi lebih baik.

Dalam keuangan.. Segera BERINVESTASI! Mulailah untuk merancang hari tua dari sekarang.. menyisihkan sebagian dari penghasilan untuk berwirausaha misalnya.. atau bermain reksadana dan deposito. Mustahil? Mungkin kok.. asalkan kita bisa memerangi perilaku konsumtif yang kadang hanya membuang isi celengan jago kita ke hal-hal atau materi yang tidak perlu. Cobalah untuk mencoba hal baru yang OUT of THE BOX.. Wani ora??

Dalam kesehatan.. Yang belum pernah MEDICAL CHECK UP? Segeralah.. karena jika lebih dini kita mengetahui kondisi kesehatan kita, maka akan lebih awal pula kita mencegah penyesalan jika sesuatu yang buruk menimpa kita nantinya. Jangan banyak BEGADANG.. karena lagunya akan dijadikan bahan kampanye pilpres oleh Satria Bergitar.. Cukupkan istirahat seperti dinyanyikan Tasya diiringi petikan gitar Eross SO7 karena melindungi kita dari kelelahan, besok masih banyak janji, dan akan bertemu kembali (haiyaaaaah…)

Dalam percintaan.. (deg degan saat nulis ini).. To The Next Level berarti yang jomblo segera berpacaran, yang tunangan segera nikah, yang udah nikah terus tambah lagi.. tambah pasangan? Ya tidak dooong.. tambah buah hati maksudnya. Maaf saya tidak berani bicara ndakik ndakik karena jemarinya jadi tremor kronis nan kencang..
Kata-kata di atas hanya permenungan memang.. hanya opini yang mungkin sedikit ngelantur karena ditulis dini hari. Tapi jujur.. saat kita berani menaikkan LEVEL kita.. maka tahun yang baru ini akan ada dalam genggaman kita..
Selamat datang 2014.. I am ready to the next level.. Tuhan Beserta Saya.. dan Anda yang membaca.. 

Ngenesnya untuk blog ini tidak secepat akun tersebut untuk kugagahi dengan coretanku.. Tapi puji Tuhan di hari terakhir bulan ini kudapatkan juga materi itu.. sepertinya terselip di bongkahan otak yang nyaris membeku karena satu dua tiga hingga ratusan masalah yang datang menyapa dan tak jarang menginap hingga detik kuketikkan abjad demi abjad pagi ini.

Yach.. 2014 yang hari ini bertepatan dengan Chinese Lunar Day atau Imlek dimana tahun ini adalah tahun Kuda Kayu. Nah kalau iseng melihat peruntungan shio-ku (baca dengan perlahan.. shio Babi..) di sini, maka ada beberapa hal menarik. Mulai dari kemungkinan menikah, kesehatan dan keuangan yang baik, hingga saran untuk merapihkan rumah.. hemh, tahu saja kalau aku sudah punya si Fre.. Pendeknya dari satu sumber ini diramalkan aku akan BERUNTUNG..

Namun.. aku mencoba untuk lebih percaya dengan pergumulan hidup yang kualami diawal tahun ini dimana Tuhan tengah menyapa.. Ya, Tuhan menyapaku dengan cara yang LUAR BIASA!!.. Satu sisi adalah kesempatan berkarir di luar bidang yang aku tekuni selama ini tanpa mengurangi apa yang telah aku terima, bahkan lebih besar.. Terima kasih Tuhan..

Namun Tuhan itu maha kuasa.. di sisi lain, Dia menghadirkan kepadaku sebuah pengharapan dan tantangan iman untuk melayani sesama. Kenapa? Karena tanpa terencana aku berkecimpung dalam Paguyuban Pekerja Katolik Cikande, sebuah komunitas yang menaungi kaum pekerja tanpa mengenal jabatan di seputaran Cikande. Suatu babak yang tidak disangka melemparkanku ke masa SMA dan kuliah saat aktif dalam kegiatan komunitas sesuai agama yang kuanut dan imani. Dia sepertinya mengerti betapa kosong dan rapuhnya aku selama ini, dan betapa aku telah menyia-nyiakan talenta yang dianugerahkan-Nya. Luar biasa..

Sahabat..  rasanya tentu sangat sulit, jika kita akan pergi tetapi seolah tidak diperbolehkan. Mencuplik obrolan dengan Ibuku saat aku merengek minta beliau jangan pergi untuk merias pengantin padahal Ibu sudah terikat janji dengan empunya hajat dan beliau merasakan bagaimana susahnya pada posisi itu. Dan perlu berpikir jernih, bertukar pikiran, meminta saran dan nasehat, dan yang aku pelajari dari komunitas baru ini adalah.. MEMOHON DUKUNGAN DOA..

Ya, doa untuk diberikan kehendak yang kuat.. bukan doa semata untuk tinggal atau justru pergi.. Kehendak kuat untuk bisa menanggapi sapaan-Nya.. Apakah itu berujung tinggal, menyelesaikan pergumulan batin, dan melanjutkan apa saja yang belum terselesaikan.. Ataukah tetap pergi, namun dengan satu komitmen untuk tetap melayani..

Sahabat.. seringkali Tuhan menyediakan ladang untuk kita garap.. namun mungkin kita belum siap, atau enggan mengurusnya. Ladangnya beragam.. mulai dari ladang rejeki, ladang iman, ladang pengarapan, ladang cinta, dan ladang-ladang lainnya. Kali ini.. dia menghadirkan ladang yang seperti aku tuliskan di judul coretan ini kepadaku.. Dan 2014, harus kuselesaikan dalam dua jalur perjalanan..

Jalur duniawi.. Menggapai cita dan mimpi untuk hidup yang lebih baik dengan pilihan kerja yang dianugerahkan

Jalur surgawi.. melayani sesama dan menenggelamkan diri dalam doa demi doa yang mendekatkan pada-Nya..

 pergi

Selamat Weekend… dan Selamat Imlek bagi yang merayakan.. Tuhan Memberkati.

Iklan
  1. Februari 1, 2014 pukul 3:12 PM

    Iya, perayaan pergantian tahun sebaiknya tidak dilaksanakan dengan hirup pikuk yang sia-sia..

    Selalu ada waktu titik balik untuk perjalanan hidup kita.

  2. Yuli
    Februari 3, 2014 pukul 5:05 PM

    Allah itu memberikan cobaan beserta jalan keluarnya,,, dan DIA hanya meminta kita untuk berusaha dan berdo’a, hasil akhirnya adalah Hak-Nya sepenuhnya…
    Tugas kita adalah menjalani, menikmati dan mensyukurinya…
    jadi apapun pilihan hidup kita, selalu yakini bahwa Allah selalu bersama kita…

  1. Januari 1, 2015 pukul 9:01 AM

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: