Beranda > True Stories of Me > #18.. King TITRASI 2000

#18.. King TITRASI 2000

Keningku mengkerut, berusaha bercermin di layar si Aspire.. Mencoba nyari jawaban kenapa seminggu ini pikiranku cuma ke kota Gudeg.. Entah sedang kangen Jogja, kangen kampus, atau kangen mantan.. tapi memang topik coretanku sedang menggali apa saja yang kualami di kota Pelajar tersebut. Mulai dari cacar air, menjadi waria, dan.. sekarang teringat ospek fakultasku yang diberi istilah TITRASI.. Tiga Hari Temu Akrab Farmasi.. Tentu saja ini kualami 13 tahun yang lalu.. jika seorang cowok pastinya mulai jatuh cinta. DUAR! Ini jawabannya.. kayaknya otakku lagi puber kedua.. makanya kangen masa lalu (gak nyambung sih kayaknya).

Aku agak berhati-hati dalam memilih coretan ini, sebab aku yakin selain si Zonkie dan si Ceker Ayam, atau si Coco pencipta lagu-lagu Titrasi, juga Jola dan Tere, ada ratusan (belum ribuan) anak Farmasi Sanata Dharma, baik yang sudah lulus, lolos, maupun sedang meregang nyawa dan nasib di sudut Paingan itu yang memiliki blog pribadi. Tapi mbah Google cuma nemu beberapa yang MENARIK pandanganku untuk kuterjemahkan sebagai perintah jemari kanan mengoperasikan si tikus-nya Aspire untuk klik kanan dan open in new tab.. Siapa aja? Ada si Aveline Johannes angkatan 2012 dengan foto-fotonya yang ceria..  ada Hans Gani angkatan 2010 dengan gaya tulisan yang sangat tidak membosankan.. Tambah lagi Maria Dyah Kartika anak ’10 atau ‘11 nampaknya dengan tulisan yang RAPAT HABEES.. sehingga aku tertipu kirain tentang TITRASI ternyata hanya jaga pendaftaran buat rombongan si Aveline doang.. Tapi tetap saja kurekomendasi (jangantanyakenapaya..). Terakhir si Monika yang angkatan 2012 soalnya foto2nya sama dengan Aveline. Kalau nggak satu nama ya.. minimal satu kelompok Goserelin Jempol..

Heuft.. oke deh.. kita mulai saja ya pemirsa tentang bulan-bulan pertamaku di sudut Maguwoharjo tepatnya di Kampus Universitas Sanata Dharma Paingan. Setelah semingguan beraktivitas maka kami pun diwajibkan mengikuti masa orientasi fakultas yang judul acaranya sama dengan salah satu kegiatan rutin di laboratorium. Ya.. TITRASI.. seperti yang kutuliskan di atas. Beragam acara disusun, rentetan aturan diumumkan, dan segala tetek bengek lainnya karena selama tiga hari kami akan berada di luar kampus. Salah satunya sempat kutuliskan mengenai permintaan untuk mengenakan kaos biru donker yang menjadi satu cerita seru karena makhluk bernama Ceprit. Pokoknya serba ribet tapi seru karena didampingi dampok (pendamping kelompok) yang belakangan menjadi ajang cari jodoh untuk angkatan sesudahku hahaha.. Mulai dari nyiapin yel-yel, tanda peserta, tenda, dan remeh temeh lainnya.. Setelah semua siap akhirnya pasukan Farmasi Noceng pun berangkaaaat..

Aku yang akrab dengan Pramuka di masa putih merah sampai putih abu-abu tentu saja tidak asing dengan kegiatan tersebut. Sangat menikmati malahan.. meski masih ada bentakan-bentakan kecil karena sebagian dari kami juga ada yang anak mami. Terlebih ada Mr. Clock yang selalu mengingatkan jam-jam kegiatan satu persatu dengan nyaris sempurna. Lelah? pasti lah.. tetapi terbayar dengan makin akrabnya kami satu sama lain.. Hingga tak terasa sampai di penghujung acara yaitu api unggun dimana akhirnya aku dan Ica terpilih jadi.. King and Queen TITRASI 2000..

Alamak.. jadi King? hahaha.. sepertinya panitia salah kala itu.. Sebab gak ada potongan dan hal istimewa dariku yang bisa menjadikanku seorang King. Mau tahu?

1. Tubuh mungil, jauh dari tampan, tentu kalah dengan mereka yang lebih ganteng dan macho.. ini terbukti sampai dengan detik ini hehehe..

2. Otak pas-pasan.. tentu gak kompetitif untuk disandingkan dengan mereka yang jauh lebih cerdas. Ini juga tergambar dengan IPK yang rata-rata air..

3. Jahil, usil, dan semaunya… terbukti saat penampilan malam terakhir, kelompokku justru memparodikan kemarahan panitia saat ada yang terlambat di TITRASI edisi kampus (pra-TITRASI). Mulai dari Ranu yang berperan sebagai Mas Beno, John Pitter didapuk sebagai Mas Charles, dan aku sebagai Mas Andre. Acung jari mahasiswa yang pernah telat kami plesetkan dengan acung jari mahasiswa yang tidak pernah pakai celana dalam.. haiyaaah.. Alhasil saat menjelang jurit malam kami bertiga harus tunggang langgang karena dicari panitia. Aku ngungsi di pos P3K sedangkan John dan Ranu entah kemana. Meski na’as juga menyapa saat ketemu di area sungai dan sawah dimana habis tubuh mungilku disikat para senior.. hehehe..

sumber gambar dari http://www.kratonpedia.com/

sumber gambar dari http://www.kratonpedia.com/

Ya.. sahabat, mahkota dari daun di atas secara AJAIB bisa nangkring di kepalaku seusai TITRASI. Jika semula tak kuanggap apa-apa.. namun kini bisa kumaknai. Tuhan telah menggariskan semua yang terjadi untuk kita.. Yang ganteng, yang cantik, yang jelek, yang gagal, yang sukses dan lainnya.. kita hanya tinggal menjalaninya. Tetap berbuat jujur.. karena meski terkadang hancur pasti akan mujur dan mashyur.. Tetap bersikap baik dan benar.. karena pasti akan beroleh jalan mudah dalam tiap masalah yang sukar.. Nah.. pertanyaan usilku.. apa kabar King TITRASI lainnya?

Iklan
  1. Juli 20, 2013 pukul 10:57 AM

    Ingat titrasi ya ingat praktikum kimia atau farmakognosi atau kimia farmasi dan sejenisnya. Hehehe … ngambil singkatannya pun serba farmasi. Kangen kota, kangen makanan, atau kangen dengan sesuatu? :p

    • Juli 21, 2013 pukul 12:09 AM

      kangen semua bang.. anak farmasi juga kah?

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: