Beranda > True Stories of Me > #15.. Tukang Cuci Piring La Verna

#15.. Tukang Cuci Piring La Verna

Saat tahun pertengahan tahun 1998, dimana aku mulai kelas dua SMA, mulailah beberapa petualangan seru yang kadang menegangkan, bahkan konyol dan tak masuk akal. Daripada bicara yang tegang, mending kucoretkan saja satu dari sekian kekonyolanku di masa putih abu-abu.

Kelas dua waktu itu aku sudah berpacar.. hihihi. Namun karena anggota PPA wicis waktu untuk berduaan juga hampir tidak ada, rasanya bisa ngelihat di gereja saat misa pagi aja dah luar biasa. Apa lagi gandengan tangan.. Padahal sekarang kalau nggak cipokan atau bergumul saat pacaran, sebagian besar akan bilang gak afdol alias kurang cetar membahana.. Nah, akhir minggu kalau tidak pulang ke rumah (baca:mudik), pastinya di kos atau ngapel ke asrama dengan waktu dan lahan pacaran yang terbatas.. (kadang sampai rebutan lapak)..

Semua begitu-begitu saja sampai akhirnya mengetahui dan tertular virus kakak kelas (rombongan mas Andre cs.) yang sering menghabiskan waktunya untuk ke Rumah Retret La Verna,di daerah Padang Bulan, bahkan sampai nginep segala. Wuaah.. sepertinya religius sekali, katanya sih mbantuin para suster untuk melayani rombongan yang retret.. Makan gratis pula!! Dasar anak kost, berhubung kiriman juga cekak.. maka kuturuti dengan nimbrung ke rombongan si kakak-kakak yang juga seniorku di OSIS. Minggu pertama langsung di OSPEK dengan bergerimis jalan kaki dari jalan aspal ke arah rumah retret lewat jalan pintas. Licin, becek, gelap, dan gak ada ojeeek. Demi Tuhaaaaan..

Rumah Retret La Verna (dikutip dari http://fsgmindonesia.blogspot.com/)

Rumah Retret La Verna                                                              (dikutip dari http://www.fsgmindonesia.blogspot.com)

Sampai di La Verna jelas aku deg-degan dong.. karena kan katanya mbantuin para suster yang sedang melayani retret  dan rombongan saat itu adalah anak-anak SMP dari Jakarta. Mau disuruh bantu bagi buku doa? Siapin ruangan meditasi? Atau apa nih? Berhubung hari sudah sore, para kakak kemudian mengajakku ke ruang makan. Wuiiih langsung makan bro!!.. Tapi ternyata hanya lewat meja-meja yang sudah berhiaskan buah-buahan dan aneka minuman segar.. Kami langsung ke dapur dan… dengan mantab para kakak mulai mengambil satu demi satu piring, menatanya di meja-meja yang barusan kami lewati, dan aku.. langsung diminta CUCI PIRING yang kotor. Alaamaaaak!!! Ini yang namanya membantu suster nyiapin retret?!?!?!?

SIAL!! Rutukku kala itu.. sudah dandan rapi eh disuruh nyuci piring.. Apa kata pacarku nanti kalau tahu? (dan memang sampai putus pun dia tidak tahu bahwa kalau ke La Verna sebenarnya aku tuh nyuci piring doang..). Dan para pacar si kakak di atas pasti juga tidak pernah tahu apa yang diperbuat pacarnya di La Verna. Ya.. kami MELAYANI rombongan RETRET di area ruang makan.. Nyuci piring, nyiapin makanan minuman, nyapu, dll.. Kampret!!

Tapi rutuk dan makiku perlahan demi perlahan mulai menghilang setelah beberapa minggu berlalu dan aku dengan polosnya masih ikut saja rombongan konyol tersebut. Hingga akhirnya kami dipercaya untuk menyiapkan ruang meditasi, memimpin doa, memandu jalan salib, menyiapkan misa sore dan pagi, dan lain sebagainya.. Kami seolah ditempa dari hal-hal yang kecil, mulai dari mencuci piring dengan air panas dan air dingin, menyiapkan  aneka makanan yang berbeda setiap minggunya, hingga ke hal-hal yang memang merupakan inti dari pelayanan kegiatan retret.

Kesabaran, keuletan, dan keteguhan kami seolah diuji.. dan ditempa hingga siap memanggul tugas yang lebih berat. Dan buktinya.. si tukang cuci piring itu bisa berbagi cerita denganmu melalui coretan ini.. Thanks La Verna..

menara La Verna (dikutip dari www.dreaslife.com)

menara La Verna (dikutip dari http://www.dreaslife.com)

 

Iklan
  1. Belum ada komentar.
  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: