Beranda > True Stories of Me > #11.. SUNAT..

#11.. SUNAT..

Hahaha.. mengingat lima deretan abjad pembentuk kata di atas jadi inget si kenthus adik sepupuku yang selalu ngancam Om Bro, bapaknya, untuk disunat dengan segera apabila sedang marah.. Padahal baru kelas empat SD.. waktu itu Om berencana memotong kepala “burung” adik sepupuku itu kalau sudah kelas lima SD. Biasanya lantas diceritakanlah kapan aku sunat.. wooooo…

Ya, jika akhirnya adik sepupuku disunat saat naik ke kelas 6 SD, beberapa sepupu juga menjelang naik jenjang ke masa putih biru, bahkan adik kandungku juga sama, tetapi aku disunat saat? Lulus SMP.. hehehe. Sudah berbulu dan membuat sesi ukur baju di SMA kulewatkan karena masih dalam tahap penyembuhan.

Khitan atau sunat untuk cowok memang tidak memandang umur, bisa saat balita, SD, SMP, SMA, bahkan dewasa. Misal sahabatku ada juga yang sunat saat sudah menjadi mahasiswa. Ada pula memang beberapa suku yang tidak melaksanakan proses ini. Ya, semuanya adalah pilihan, terkait tradisi atau kesehatan dimana sunat mempermudah kaum lelaki untuk menjaga kebersihan organ vitalnya.

Sunat kadang juga dibuat anekdot atau bahan candaan para pria saat menggoda satu sama lain apalagi jika ada yang tidak sunat.. misalnya..“Makan pisang itu kulitnya  harus dibuka, kalau nggak bisa keselek..”. Candaan ini bertahan lama bagi mereka yang tak disunat hingga aku menemukan jawaban tepat dan telak bagi mereka yang disunat. Apa itu?

“Makan pisang kalau kulitnya dah dibuka terlalu lama juga gak enak loh..”

Hehehe.. apapun itu, dalam coretan kali ini hanya ingin menyentil sedikit tentang anggapan bagi para pria yang memiliki tradisi atau kewajiban (misal kaum Muslim) untuk disunat yaitu jika sunatnya terlambat maka dagingnya alot dan harus pakai golok atau gergaji mesin.. Grrrr!! Itu kubuktikan sendiri tidak benar apalagi sekarang ada teknologi sunat laser yang mempercepat proses sunat dan masa penyembuhannya. So.. anda sunat atau tidak? Itu pilihan dan bebas kapan saja.. asal jangan sebelum malam pertama.. Sayang bro.. Sayang bangeeet..

Iklan
  1. Belum ada komentar.
  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: