Be a Mr. Clock…

Sebentar lagi akan terdengar raungan sirine  tanda jam makan malam untuk shift 2 di pabrikku. Dan pantat teposku pun masih betah bertahan di kursi ruang kerja padahal sudah ada partner yang siap ‘mendepakku’ sebab waktuku sudah habis. Giliran dia yang jaga karena aku shift pagi.. Sebentar.. waktu habis? Owh.. ya.. aku ingat semalam saat terbangun sebentar karena alarm di HP (sisa setting alarm untuk pertandingan Chelsea vs Benfica). Mata kriyap kriyip.. tetapi melihat HaPe dan jam weker kecil malah ingat dengan MR. CLOCK..

Artis? Atlet? Politikus? Siapa si Mr. Clock? Anak farmasi di kampusku Sanata Dharma angkatan 2000 pasti tahu tentang beliau. Kalau lupa ya aku ingetin.. Namanya Mas Suryono (kalau salah koreksi ya..), dulu pacaran ma mbak Novi kalau gak keliru, punya usaha rental DVD-VCD (aku pelanggan setia termasuk saat heboh kasus Nanda-Ahmed dari Bandung ituh..). Tapi yang jelas beliau adalah mentor saat TITRASI Noceng (ospek fakultasku)..

Kenapa jadi Mr. Clock? Mukanya kayak jam dinding?

Hehehe.. Mas Sur ini adalah sie Acara dan kemana-mana membawa jam, entah jam tangan, jam kecil, yang jelas bukan jam Gadang.. bisa mampus-mampus mulangin ke Bukittinggi deh (Jam Gadang bukan di Padang! Atau mau disunat pangkal sama si Gozong). Karena tegas dan ketatnya beliau kadang saat ada senior lagi bawain acara bisa dicut harus selesai.. kebayang kan kalau lagi asyik2nya ngamuk atau ngerayu kita untuk nangis tiba-tiba CUT!! CUUUT!!.. Manaaa Ekspresinyaaaaa….

Ya itulah Mr. Clock yang konon kabarnya tidak menamatkan pilihannya untuk bersemedhi di salah satu sudut Paingan, Maguwoharjo, deket stadion Bola, samping rumah megah Pak Lurah yang anaknya cantik baik supel dan luar biasa itu.. CUT!! Hanya untuk menyebut Fakultas Farmasi Universitas Sanata Dharma Yogyakarta aja kok dibikin susah.. Mr. Clock yang sore ini menyita perhatianku karena harusnya aku dapat meneladaninya. Untuk lebih Tegas, Ketat, dan Tanpa Kompromi tentang waktu.. Tidak menunda.. Lebih fokus sehingga bisa mengerjakan sedikit tetapi banyak daripada ngerjain banyak tapi sedikit-sedikit… Kulirik penunjuk waktu di sudut layar monitor 6:23 PM, waktuku habis.. saatnya istirahat dan persiapan seminar berantai dari Selasa sampai Kamis di minggu ini..

Semoga bisa menjadi Mr. Clock untuk diriku sendiri, saat lebih menghargai waktu walau sampai detik ini pun.. tak pernah kusesali akan semua waktu di hidupku.. Ada yang bilang belum ini, belum itu, terlalu lambat, terlalu cepat, dan sebagainya.. Tetapi? Apa ada yang bisa memutar waktu? Biarkan saja sahabat.. syukuri semua kejadian hidup dalam waktumu, persiapkan saja yang terbaik untuk semua waktu tersisa.. Amiiin..

Iklan
  1. Belum ada komentar.
  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: