Beranda > Pelajaran Hidoepku > Empat Aksara Cinta

Empat Aksara Cinta

Dingiiin.. tatkala kuselesaikan perjalanan hari ini dengan diawali hujan sepanjang mess Cikande hingga setengah perjalanan menuju Gereja Kristus Raja Serang. Selesai misa menuju klinik Ikhlas Medika di sekitar Terminal Pakupatan eh.. gantian daerah Serang yang diguyur hujan sedangkan mess tercinta terang benderang.. Tapi tak apalah yang penting sudah bisa merayakan misa dan menjenguk si Aji, adik merangkap keponakanku yang sedang dirawat karena sakitnya.. Cepet sembuh ya dek..

Sahabat, percayakah kamu dengan ramalan? Kalau aku sih tidak.. tetapi.. aaah..

Satu babak kisah hidupku yang menyita perhatianku kali ini adalah seusai merayakan misa sore Kenaikan Isa Almasih di Gereja Kristus Raja Serang. Seperti biasa (belum pernah aku ceritakan sebelumnya..) seusai misa maka aku akan membantu merapikan kursi di sayap kiri  gereja. Kursi yang kadangkala ditinggalkan semena-mena oleh umat sehingga petugas tata tertib harus merapikannya. Sore menjelang petang hari ini entah kenapa aku bersemangat sekali meski tidak banyak yang bisa aku pandang sembari membantu para petugas ta-tib. Haiyah.. ternyata MODUS..

Setelah kelar.. tiba-tiba satu tangan dari seorang bapak yang sedari tadi kuperhatikan melihatku merapikan kursi, melambai seolah memanggilku. Tadinya aku biasa saja karena mungkin si bapak merasa aneh sebab aku sendiri yang tidak berseragam petugas ta-tib saat menumpuk dan memarkirkan kursi gereja satu persatu. Hemh.. jangan-jangan dipikirnya aku koster nih.. akupun lantas menghampiri beliau yang kutaksir usianya sekitar 50 tahunan namun belum beruban banyak..

Mendadak seperti terhipnotis diriku saat diulurkan tangan kanannya seraya mengucapkan “damai Kristus..”. Kubalas jabatan dan sapaannya dan matanya tajam menatap mataku sambil berujar.. “tanggal 21 ini ulang tahun ke-30 ya mas..”. Whaaat!! Blup! Aku seperti tak sadar lagi karena sama sekali tak kukenal bapak ini, secara tepat dia mengetahui tanggal lahir dan calon usiaku yang baru. Apakah dia punya FB, apakah dia membaca blog-ku, apakah beliau mantan guruku, apakah beliau saudaraku.. aaaaah apakah.. apakah.. dalam beberapa detik berjuta tanya mampir di benakku. Tetapi yang jelas beliau adalah saudara dalam Tuhanku.. meski aku tidak melihatnya sepanjang misa sebab aku ada di bagian dalam gereja.

Mas percaya ramalan?” susulnya tiba-tiba.. “Sedikit pak..” jawabku singkat. Beliau mendehem kecil dan berujar “jangan pernah sedikit-sedikit.. ya atau tidak.. semua dalam hidupmu jangan kau bawa dalam keraguan”. Aku pun menjawab lagi “Tidak pak, saya percaya Tuhan..”. Beliau tersenyum dan berkata.. “Puji Tuhan kalau tidak.. karena saya hanya ingin memberi tahu bahwa jodohmu akan memiliki nama persis seperti empat huruf nama depanmu.. D I A N.. Selamat malam.. Damai Kristus besertamu”. Si bapak berlalu meninggalkan aku yang bengong dan seolah seperti tersihir seraya hanya mampu berucap lirih.. “Damai Kristus juga pak..”.

Sepeninggal si bapak, agak lama aku berdiri di sayap kiri gereja dan selang beberapa menit aku tersadar dan mencoba mencari tahu kemana arah perginya si bapak. Tapi aku kehilangan jejak. Sepertinya beliau naik Jupiternya Komeng atau awan kinton-nya Son Go Ku, atau kuda sembrani bapaknya Harry Potter, atau apalah itu yang jelas beliau MENGHILANG.. Setelah menebak tanggal lahir, usia, nama, dan menasihatiku untuk tidak sedikit-sedikit dalam hidup ini.

Sampai di mess ternyata aku kepikiran tentang beliau meski sempat hilang ditelan serunya berhujan ria sepanjang Serang – Cikande. Karena tak mau larut dalam misteri ini akhirnya kunyalakan si Aspire dan mulai “nakal” mengutak atik namaku sendiri.. Ada beberapa nama wanita, pria, bisa wanita bisa pria, atau justru yang tak mungkin dijadikan nama. Lihat saja di bawah ini meski ada beberapa yang kusisihkan..

NAMA

Sahabat.. ada beberapa nama wanita yang memang kebetulan dekat denganku (DIAN, DINA, dan NADI), nama ANDI dan DANI juga dekat meski kesemuanya pria walau kutahu ada pula wanita yang menggunakannya. Nama ADNI mungkin tidak termasuk tetapi seperti ADNIL personel band negeri ini formasi jadul bisa dibalik jadi INDA bukan? Yang lainnya nyaris tak berwujud nama seseorang selain NIDA, ADIN, dan INDA. Mungkin AIDN, DNIA, dan selanjunya adalah singkatan dari nama panjang seorang wanita..

Di sela bingung dan usilnya pikiranku.. aku lantas teringat pesan si bapak misterius tadi tentang bagaimana bersikap dalam hidup. Dan ya.. aku TIDAK PERCAYA ramalannya. Meskipun nantinya pendampingku benar-benar memiliki nama seperti deretan abjad nama depanku.. Karena tetep pengennya nikah sama si Ninez Monica.. Hahahay..

Selamat malam sahabat.. Ingat! Putuskan YA atau TIDAK dalam hidupmu.. Ramalan? Silakan saja.. boleh percaya dan boleh tidak..

Iklan
  1. Mei 10, 2013 pukul 6:15 AM

    Sebuah coretan yg menohok skali,krna hampir sj sy percaya ramalan (seorang pastor),beliau berkata kalau anda menikah dg si A maka hidup anda akan bla bla bla,kalau dg si Y maka bla bla bla..
    Dan akhirny dg mantap sy katakan Tidak.
    Inilah pilihanq.
    Smg bpk cpt menemukan jodohny dan lekas menyusul sy ke plaminan.amin

    • Mei 10, 2013 pukul 7:37 AM

      Thanks nio.. sengaja saya senggol karena feeling-ku pasti dirimu suka artikel ini..

      • Mei 10, 2013 pukul 5:48 PM

        Feelingny kuat y p..
        Sering2 deh senggol sy
        biar tau kalo ada update tulisan lg..
        Thank u so much p Dian

  1. Oktober 4, 2015 pukul 8:15 PM

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: