Beranda > Pelajaran Hidoepku > Memilih untuk menjadi HEBAT dan DIIDAMKAN..

Memilih untuk menjadi HEBAT dan DIIDAMKAN..

Menjelang pagi memang.. Jam 03.00 terlihat pada jam yang tergantung di dapur mess pabrik tercinta. Namun waktu istirahatku setelah perjalanan panjang dengan si Merah Centil dari Depok ke Cikande telah DIRAMPOK!! Ya.. Dirampok oleh tayangan Mario Teguh Golden Ways (tayangan ulang) di satu stasiun TV swasta. Aaah.. Jam segini cocoknya buat kaum galau.. Apalagi rombongan Adam karena temanya Lelaki Idaman (kalau ‘lelaki’ diganti ‘pria’ pas banget kayak judul lagu dangdut..) Asek aseeeek…

Awalnya sih memang melihat timeline temanku Yovita tentang kekayaan yang terkadang salah ditafsirkan oleh kita karena bukan hanya berupa benda (mobil, rumah, tanah, uang, dll) tetapi bisa berupa non materiil (nama, kesehatan, cinta, kejujuran, dll). Sorry Yov.. Ini terjemahan bebasku. Juga tentang kriteria wanita idaman.. Dilanjut dengan linimasa adekku Antho tentang bagaimana menjadi laki-laki idaman sedangkan kebanyakan lelaki terlalu banyak mengidamkan. Yang ini bener2 cocok buat si adek yang galau tapi mengelak dengan menulis balasan komenku dengan kalimat ‘sedang mencari jati diri..’. Tapi biar tidak sama aku coba mengutip dua hal dari Pak Mario Teguh sepenangkapan otakku yang masih sempit..

Pertama.. Laki-laki hebat menurut beliau adalah lelaki yang memiliki kualitas lebih dari biasanya. Aawww.. Aku tentu masih jauh dari idaman dong.. kalau kalian bro? Aku doakan semoga sudah pantas untuk menjadi lelaki idaman. Lelaki idaman salah satu cirinya adalah mereka yang sepenuhnya tahu bahwa kehidupan ini tidak mudah dan memiliki cara tersendiri untuk menaklukkannya..

Kedua.. Ungkapan tentang Tuhan yang memberi pilihan dan menghargai kita bagaimana untuk merespon pilihan tersebut yang dirangkai dengan satu tayangan tentang seorang ayah yang mengajari anaknya berjalan lagi pasca kecelakaan kerja.. tanpa kenal lelah (di awal tayangan penuh adegan ketidakharmonisan keluarga). Memiliki keluarga dan menciptakan sekaligus menikmati cinta di dalamnya adalah salah satu pilihan hidup..

Jika kurangkai menjelang tidur dua jamku (masuk kerja pagi..). Maka terkadang kita harus menghargai pilihan seseorang untuk mengambil waktu lebih lama melajang sebelum berkeluarga. Siapa tahu dia sedang menyiapkan diri untuk menjadi seorang lelaki atau wanita hebat dan idaman untuk keluarganya kelak. Dia.. Yang bisa menahan diri untuk tidak berkeputusan saat marah.. Dia.. Yang bisa membangun cinta dan merawatnya dalam sebuah bahtera rumah tangga hingga akhir hayatnya. Dia.. Yang bisa menghargai pasangannya lebih baik daripada menghargai dirinya sendiri.. Dia.. Yang menjadi nama pertama ditulis atau diucap oleh anak-anaknya saat ditanya siapa tokoh idola mereka..

Sahabat.. Yang sudah menikah lanjutkan.. Bangun, pupuk, dan rawat cinta dalam keluarga kalian.. Yang belum nikah? ya kesempatan untuk mempersiapkan guna lebih HEBAT dan DIIDAMKAN.. Bukankah kita bebas untuk memiliki pilihan?

#dikutip dari acara MTGW

Iklan
  1. April 22, 2013 pukul 6:44 PM

    Jodoh tidak akan datang dalam waktu yang CEPAT, melainkan waktu yang TEPAT… Hehehe 😀

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: