Beranda > Polahku Teranyar.. > Aku, Kamu, dan Kacamata Kuda..

Aku, Kamu, dan Kacamata Kuda..

Hai manis.. status BBM-ku.. yang sama seperti judul coretan kali ini akan tetap ada hingga jemariku paripurna menyelesaikannya. Dan kupastikan masih ada sampai setidaknya ada emoticon senyum yang kau kirimkan padaku. Saat itulah aku akan segera menggantinya. Meski mungkin ada tanya di hatimu kenapa kukirimkan  deretan kalimat  tersebut di detik terakhir percakapan kita melalui kotak hitam bertombolkan deretan abjad dan angka. Tapi mungkinkah kau bertanya? Sebab kutahu kau akan segera mengalihkan pikirmu.. ada tembok tebal yang tak bisa kudobrak dan ternyata lebih tebal dari mukaku untuk mendapatkan balasan BBM-mu..

Sudah kau bangun tembok itu jauh-jauh hari sepertinya.. Lengkap dengan parit dalam dan gulungan kawat berduri di atasnya. Ah Nona… aku tentu saja akan kesulitan melalui bahkan menghancurkannya untuk mendekapmu di balik tembok. Atau jangan-jangan kamu sudah tidak ada di sana saat ribuan hari kuhabiskan untuk menaklukkan deretan dan tumpukan batu terbaik yang  tertata rapi, menjulang tinggi, dan sangat tebal tersebut. Pun jika bertemu.. tatapan dingin matamu dan terkunci rapat bibirmu sambil melipat tangan di dada pasti mampu membuatku tersungkur tanpa daya seolah bertanya “Mengapa? Mau dibawa kemana?”

Tapi tahukah kamu manis.. bahwa di kedua tanganku yang mungkin bengkak dan berdarah karena mencoba menggapaimu.. tidak membawa setangkai mawar merah atau bahkan segenggam berlian. Biarlah semesta menghujatku.. karena aku mungkin bukan terbaik yang pernah ada di hidupmu. Persetan dengan itu.. tetapi aku janji akan menjadi yang terbaik di sepanjang waktumu. Bukan bunga dan perhiasan yang akan kuberikan padamu.. aku tak punya itu.. untuk menjalani hari-hariku saja tersengal nafasku. Tapi kubawakan sepasang KACAMATA KUDA untukmu..

Rasanya aku akan menikmati berkerutnya keningmu melihat apa yang aku perlihatkan itu. Yah.. sepasang kacamata kuda.. satu untukmu dan satu untukmu. jangan heran akan bakat unikku dalam memberi hadiah ya.. walau tak seunik Hudson dan sehebat Sandrina di Indonesia mencari bakat.. Ups! Jangan membantingnya jika tak berkenan untuk memakainya.. pegang saja dulu dan biarkan aku memakai satu untukku. Dengan benda yang jauh dari kesan mewah dan romantis ini aku ingin buktikan padamu bahwa hati dan raga ini hanya untukmu. Tak ingin ku melirik dan berpaling ke wanita lain..  Dan bila pada saatnya cinta kita bertaut.. pakailah bagianmu, agar kita bisa beriring pandang hanya ke depan.. menatap jalan lebih fokus dan tanpa hiraukan godaan untuk terpisahkan. Tapi kita lobangin bagian dimana kita berdampingan… agar bisa saling lirik dan bertukar rayu manja.. Dan saat itu ada.. izinkan kubingkai dalam satu romansa.. tentang Aku, Kamu, dan Kacamata Kuda..

Iklan
  1. Belum ada komentar.
  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: