Beranda > PLUS plus > Sebaris Cinta Menjelang Subuh..

Sebaris Cinta Menjelang Subuh..

Malam ini begadang lagi.. Sistem Kebut Semalam untuk selesaikan laporan bulanan yang harus dikumpul besok. Sambil rehat pikiran nyoba menikmati lagi karya coretan di blog dan tertarik untuk memindahkan satu coretan di jejaring sosialku yang sedang deaktivasi. Satu kisah kecil saat perjalanan ke Jogja di penghujung Oktober 2012 lalu.. Cekidot..

Waktu menjelang subuh kala perjalanan daratku sudah mencapai angka 12 jam.. Harusnya sudah mendekati sasaran tetapi ini belum apa2nya. Yo gapapa.. Santai mawon, namanya milih yang murah, ya tentu ada konsekuensinya.. Mata hampir terlelap lagi ketika kudengar rintihan di depan bangkuku dalam sunyi dan dinginnya angkutan darat ini. Lama kelamaan semakin keras dan kucoba menengok, ternyata seorang ibu tua yang matanya penuh berair seperti menahan sakit sementara mulutnya mengerang. Sedikit berbisik agar tak membangunkan yang lain, si ibu tua kutanya kenapa? Dan hanya dengan isyarat tangan dia menyatakan bahwa dia susah bernafas. Asma? Tanyaku selanjutnya.. Beliau mengangguk.. Obat? Beliau menggeleng. Bergegas aku kembali ke bangkuku dan mengaduk tas ransel mencari minyak angin dan mulai menolong si Ibu.. Karena beliau pusing maka kupijat pula tengkuknya sementara beliau membalur beberapa tetes minyak angin ke dadanya. Belum beberapa lama memijat, ada sebuah tangan lembut menahan tanganku.. Siapa nih?Aku berbalik dan terkesiap, ternyata satu nona cantik yang duduk di belakang bangkuku sebelah kanan dan sempat membuat leherku kaku karena harus selalu meliriknya. Ah dia.. Kenapa? Tuturnya dengan lembut.. Asma kambuh.. Sahutku sambil menatap mata bulatnya (rejeki..). Tak lama dia kembali ke bangkunya.. Ah kupreet rutukku.. Tapi tak lama ternyata dia balik lagi..

Sudah.. Giliran saya mas.. Sambil membawa satu alat kecil yang pastinya itu.. Satu set nebulizer.. Gelooo. “Saya perawat mas.. Biar saya bantu dulu” ujarnya.. “Saya apoteker.. Mantan saya dulu juga perawat!!” Ingin kuteriakkan juga kalimat itu tapi pasti akan geli sendiri. Akhirnya si nona cantik yang menangani si ibu dan tak berapa lama beliau sudah tenang dan tak merintih. Agak lama si nona bekerja dengan si nebulizer-nya dan hebatnya si ibu juga bisa tertidur dengan pulasnya..

Ada momen saat dia memandangku seolah bertanya ‘sekarang mas-nya mau gantian sakit?” hahaha.. Daya khayal STMJ yang tinggi kayaknya. Tapi aku tercekat kelu dan berkata.. “Makasih mbak..” Tanpa ada rasa apa2 sebab orang cantik biasanya ada pacarnya. Hehehehe.. Dan kamipun kembali ke tempat duduk kami masing-masing. Dalam hatiku berpikir.. Untung ada si mbak perawat (walau sebenarnya aku dah tahu karena sedari awal masuk bus malam ini, obrolannya dengan rekan sebangkunya, yang juga manis berjilbab, seputar dunia rumah sakit). Kalau nggak mungkin minyak angin dan pijetanku hanya membuat tenang si ibu yang ternyata sendirian bepergian.. Huft tidur lagi..

Tak berapa lama bus masuk ke satu rumah makan, aku turun paling terakhir karena masih PeWe, bahkan bapak2 teman bangkuku pun sudah melangkahi kakiku. Ugh, pengen tukeran bangku jadinya.. Muka kusut, rambut kucel, akhirnya kuseret kakiku keluar dari kotak berjalan ini. Baru satu langkah kulihat ada yang melambai.. Ternyata si ibu dan dua perawat lagi ngeteh.. Tahu kan selanjutnya apa? Nge-teh bareng, ucapan terima kasih si ibu karena bantuan dan ketulusan kami (kalau teman perawat satunya waktu kejadian sedang tidur terlelap) dan saling lirik antara aku dan si mbak.. Ditambah si Ibu yang ngejodohin kami karena ternyata kami sama2 jomblo.. Hadeuh.. Masih ada aja di subuh2 begini yang ngejodohin.. Maaauuuuuu….

Iklan
  1. Februari 12, 2013 pukul 10:47 AM

    eh.. sebentar-sebentar.. sepertinya ada terusannya.. tapi apa ya…

    • Februari 12, 2013 pukul 3:37 PM

      terusannya gak ketemu di Jogja apalagi pulang bareng ke Serang lagi.. huuuuft…

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: