Beranda > Coretan Singkat > Pilih LDR atau CDR ??

Pilih LDR atau CDR ??

Cinta.. akh seolah rasanya tak habis kata untuk membahasnya. Akupun hampir terseret untuk mengubah blog ini berisi cerita cinta, kalau saja mas gempal tidak mengingatkanku. Tapi satu coretan singkat ini menggelitik untuk kuunggah dan sayangnya temanya tentang cinta juga.

Liat judulnya deh.. kalau yang LDR pasti dah tahu kan? Atau sering dan sedang mengalaminya? Tentu sudah banyak pembahasan tentang gaya pacaran yang saling berjauhan ini, beda tempat, bisa jauh banget pula, asalkan jangan beda spesies dan alam saja ya.. Tapi yang CDR? Ups.. bukan produk vitamin effervescent dimana aku menghabiskan lima tahun masa kerjaku dulu, nanti dikira promosi. CDR yang ini adalah kebalikan dari LDR yaitu Cinta Dekat Rumah. Yah, boleh dibilang “pek-nggo” atau “ngepek tonggo” alias “dapat pacar tetangga” dalam bahasa Indonesianya.

Konsekuensi dari keduanya tentu jelas, ada plus dan minusnya dan biasanya saling berkebalikan. Yang  satu risikonya gampang panas kalau lihat si dia kebetulan dianterin pulang oleh teman kerjanya setelah acara bersama kantor eeeh.. yang satunya adem ayem wong gak bakal ngeliat. Yang satunya kalau ketemu habis-habisan sebab rindu lama tersimpan naaah.. satunya lagi biasa aja tuh wong saban hari memandang. Kalau dipikir-pikir, memang tergantung siapa pribadi yang menjalaninya. Betah kangen, betah jalan-jalan sendiri, betah gondok liat yang lagi sayang-sayangan di mall, tahan iman lihat yang kondangan bareng pasangan? Monggo pilih LDR. Kalau begitu? Yang gak betah seperti itu? Ya pilih CDR aja laaaah.. Jangan memaksakan diri untuk melakukan hubungan yang bikin makan hati dan capek sendiri.

Aaah.. itu dulu saja ya.. daripada dikritik mas gempal lagi.. Siapin headset dan mari dengerin lagu “Pacarku Dekat” yang biasa dinyanyikan Kembar Srikandi atau Uut Permatasari aja.. Tariiiik….

Iklan
  1. September 13, 2012 pukul 6:59 PM

    wahahha.. kasian ya yang ldr.. aku juga ldr an T.T

    • September 14, 2012 pukul 5:45 PM

      @yanagika.. aduuh.. #pukpuk…

  2. September 15, 2012 pukul 2:00 AM

    Walaupun jam terbangku cukup tinggi untuk datang atau terlibat dalam prosesi pernikahan, satu-satunya yang belum kucicip adalah jadi yang nikah. Hahaha… itu bukan perkara gampang saudara-saudara. Nantilah, ada waktunya sendiri… Doakan saja.

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: