Beranda > Polahku Teranyar.. > Tuhaaaaan.. Sesak Banget niiih…

Tuhaaaaan.. Sesak Banget niiih…

Minggu ini cerah banget ih.. hehehe, sekedar kiasan bahwa kemarau masih menaungi kawasan Cikande tempatku cari rejeki. Memang air seperti pelit untuk turun tercurah sebagai hujan di kawasan industri ini sehingga jalanan menjadi berdebu, tetumbuhan mengering, dan suasananya ya ‘cerah’ itu tadi. Libur untukku di weekend ini setelah minggu lalu menghabiskan Sabtu Minggu di pabrik tercinta.

Ada pilihan ke kawasan pantai Anyer memang di hari ini bersama anak-anak produksi. Hemh.. tentunya opsi yang menarik untuk me-refresh otak setelah seminggu berkutat dengan persiapan audit di area kerja. Acara yang digagas anak-anak dengan  konsep touring bermotor jelas menggodaku dan si Merah Centil. Bagaimana tidak? Si MC tentu akan seneng karena ada setidaknya satu pantat kaum hawa yang nangkring di jok empuknya. Aku juga laah.. ada dua tangan yang sepanjang  jalan parkir di pinggang kurusku kan? Namun ada satu bisikan Tuhan yang membuatku mengurungkan niat dan lebih memilih ke tempat Om di Cileduk untuk ambil beberapa barang guna kubawa mudik di minggu depan. Oooh..mulai sesak nih, aku ngelus dada dan si MC pun melengos kecewa..

Tepat sebelum jam delapan pagi, aku mulai memerkosa si MC untuk mengarungi jalanan Serang-Tangerang yang masih dalam perbaikan di beberapa titiknya. Sekali waktu kulayangkan pandang ke kanan dan ke kiri melihat deretan pertokoan pinggir jalan yang mulai menggeliat pasca libur lebaran. Satu ketika aku tertarik untuk mampir di toko jaket yang nampaknya menjual item-item menarik. Tapi dasar MC-nya lagi galau, rem-nya kurang pakem sehingga berhentinya terlalu jauh dari toko alias kebablasan bin mblandang. Huh, mau putar balik tapi jalanan terlalu ramai, akhirnya aku merengut dan si MC terkikik geli.. “rasain lu bos..” mungkin itu bisiknya. Aduh Tuhaaan.. semakin sesak nih rasanya..

Perjalanan pun lanjut dengan aku masih ngedumel sama si MC.Tapi tak berapa lama, si centil ini berhenti tepat di depan toko variasi motor yang menjual helm dan aksesoris motor. Terlihat olehku beberapa stiker motor matic yang kuidamkan nempel di sekujur tubuh si MC agar baret-baretnya tak terlihat lagi. Pun terlirik oleh ekor mataku sebuah helm yang hampir mirip dengan helm yang kupunya, aku juga inginkan ini untuk cewek yang akan bonceng di belakangku saat menggagahi si MC di jalanan Serang. Hemh.. kupret juga ni si centil, saat ada yang pas untuknya eh berhentinya tepat banget. Tapi lagi-lagi satu bisikan menyadarkanku untuk tidak berlama-lama di tempat itu dan lekas cabut menuju di Cileduk. Kali ini aku dan MC sama-sama merengut.. derita kita ya bro.. Gusti, kali ini sesak bangeeeeet… Kuatkan aku ya..

Hemh, dari paragraf-paragraf di atas, adakah yang menarik perhatianmu sahabat? Semoga kalimat akhir bisa membuatmu bertanya kenapa ada kata “SESAK”? hubungannya apa? Itulah.. beberapa bulan yang lalu aku berdoa kepada Tuhan untuk beberapa hal yang kuinginkan. Syarat dari-Nya lumayan banyak.. Salah satunya adalah.. MENGENCANGKAN IKAT PINGGANG.. naah, ini looh yang membuatku SESAK.. sepertinya aku harus melakukannya sampai beberapa bulan ke depan agar apa yang kuinginkan bisa menjadi kenyataan. BERHEMAT.. untuk sesuatu yang lebih penting dan mendesak. MENUNDA.. beberapa keinginan yang belum terlalu penting tuk dipenuhi. Ke Anyer bisa kapan-kapan asal masih umur panjang, jaket motor juga masih banyak, helm dan aksesoris juga belum penting wong boncengan juga belum ada plus si MC gak buat mejeng, jadi baret-baret ya gapapa hehehe.. maafin ya centiiil.

Sahabat.. adakahkau juga sedang mengencangkan ikat pinggang? Kalau iya mari sama-sama saling nahan sesak deh.. hehehey..

Iklan
  1. Belum ada komentar.
  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: