Beranda > Polahku Teranyar.. > Dan Kujalani Hidupku dengan Senyuman.. (Aku Pasti Bisa..)

Dan Kujalani Hidupku dengan Senyuman.. (Aku Pasti Bisa..)

Bangun tidur siang ini, langsung kayak orang kesurupan sebab langsung liat kalender dan melihat kemungkinan untuk ke Kota Gudeg lagi, kali ini harus ambil atau tepatnya ijin cuti (maklum belum satu tahun di tempat baru). Apalagi kalau bukan ngejar rekomendasi dari instansi profesiku di Jogja sana. Agar aku bisa mendapatkan surat iji kerja di sudut Serang-Banten ini. Hemh.. kayaknya kok ribet banget, males, dan sialnya aku kena sindrom “ada uang beres” jadinya pengen transfer sejumlah uang dan “Cliiiing…” kabeh beressss. Semakin tambah usia kayaknya malah semakin seneng pergi buat seneng-seneng daripada buat urusan pekerjaan. Waaah bahaya ki..

Tapi mendadak aku ingat pengalaman karaoke di akhir minggu lalu.. kala satu wajah cantik di layar monitor tepatnya di room 26 menarik perhatianku di malam itu.  Ya.. si cantik nan lincah yang membawakan tembang “Aku Pasti Bisa”, kalian pasti tahu siapa dia.. membawaku untuk mengatasi kemalasanku menghadapi urusan ini. Apalagi scene dari video klipnya ambil lokasi di Djogja..  Yap, aku pasti bisa.. menikmati semua dan menghadapinya. Masih ada mentari terbenam yang akan beri semangat dengan kicau merdunya.

Mentari terbenam? Kicau merdu? Lho.. kenapa si pencipta lagu memilih saat mentari terbenam? Bukankah kicau merdu identik dengan mentari terbit a.k.a. pagi hari ya.. Rasanya tak ada burung yang mulai berkicau di senja hari, kecuali kalau ‘burungnya’ para bapak yang beristri kan? Agak lama aku mikirnya sampai suatu titik bahwa mentari terbenam di sini diandaikan suatu “keajaiban atau ketidaklaziman”. Siapa lagi yang punya itu selain Tuhan? Dia pasti bisa menghadirkan kicau merdu di malam hari untuk menyemangati setiap perjalanan hidupku. Yang akan membawaku bisa bertahan dalam segala keadaan di detik hariku.

Nah.. kalau di bait pertama, si cantik mendendangkan lirik juga tentang mentari terbenam, yang menemani dalam kesendirian juga dalam kepedihan. Wuaaah ini yang waktu itu langsung menyita perhatianku di tengah riuhnya kawan2 Mabeskosmar malam itu. Pasti kau tahu kenapa laaah.. Yah karena STMJ (Sudah Tua Masih Jomblo..). Untuk kali ini, walau Tuhan juga tepat, aku akan menginterpretasikannya sebagai “sahabat”. Yah.. sahabat sejati akan ada di saat apapun kondisi kita. Saat sedang sendiri, senang, susah, rame, nangis, dan lainnya.. Mereka akan ikut tertawa, menguatkan, menghibur, dan menegakkan kepala kita kala sesal dan kecewa mendera.. Itulah sahabat sejati, yang jika berjauhan sampai diistilahkan ibarat “air kencing di kolam renang”.. tidak terlihat wujudnya tapi terasa hangatnya.. Hehehe..

Tapi secara utuh, lagu Aku Pasti Bisa-nya dek Citra (kayaknya aku lebih tuwir).. mengajak kita untuk selalu optimis dalam menjalani hidup. Jika pagi sudah temani kita untuk menjalani hari-hari yang super sibuk dan berat, maka malam pun masih bisa mendampingi kita dalam melepas penat sekaligus recharge semangat dalam diri kita. Kita pasti.. dan yakin bisa.. dan oleh itulah kita harus bertahan.. jangan cengeng dan putus asa. Pluuus resep manjurnya dirumuskan dalam satu kalimat di akhir lagu.. dan kujalani hidupku dengan senyuman.. Tak usah pedulikan semua interpretasi ngawurku atas lagu manis yang energik ini. Kalian pasti punya interpretasi yang tak kalah OK jika memang “nyantol” dengan lagu ini.

Yakinlah.. dengan senyuman.. hidup akan terasa lebih ringan.. aku.. kamu.. kita.. pasti dan yakin bisa untuk bertahan, bahkan melaluinya…

Iklan
  1. Belum ada komentar.
  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: