Beranda > Polahku Teranyar.. > Surat Untuk Keluargaku.. di Tahun 2012..

Surat Untuk Keluargaku.. di Tahun 2012..

Aku mengerenyitkan kening saat tak sengaja membaca lagi coretan demi coretanku di blog sederhana ini. Ada satu coretan yang kutulis di tahun lalu untuk keluargaku. Kini coba akan kutulis lagi surat untuk mereka.. Tentu saja karena semua juga sudah berubah, dan ada berbagai peristiwa yang menyertai kami sepanjang 2011 yang lalu..

Surat untuk Pak Bos..

Pak.. seperti doaku di awal tahun lalu.. Tuhan ternyata mengabulkan pintaku untuk kesehatanmu. Walau akhir tahun raga dan jiwamu terkuras untuk proyek kecil si rumah mungil. Namun sungguh aku bahagia, karena itulah pencapaian terbaikku sepanjang 2011. Mewujudkan rumah yang nyaman untukmu dan Ibu di masa tuamu.

Pak.. engkau masih tersenyum kala menjawab pertanyaan tetangga mengenai kapan akan mantu.. Karena tlah kau percayakan itu semua pada kami anakmu. Namun kutahu dalam lubuk hatimu, engkau sangat harapkan semua itu. Geli juga kadang mendengar kau pura-pura sakit pinggang dan takut tidak kuat main sapi-sapian dengan cucumu kelak.

Kini di tahun 2012.. masih tetap kudoakan kesehatan untukmu. Kesabaran dan kebijaksanaan dalam membimbing kami anakmu. Serta kemurahan rejeki untuk keluarga kita. Terima kasih atas segala petuah yang masih bisa kuterima sepanjang tahun ini.. Semoga membuatku lebih dewasa dan bijak lagi..

Surat untuk Bu Bos..

Ceriamu sepanjang 2011 masih kunikmati.. Juga bagaimana sibuknya mencari calon mantu hingga kusebut sebagai zaman Siti Nurbaya modern karena banyaknya nomor hape pemudi yang kau punya. Walau kadang sewot.. tapi aku sungguh menikmatinya.

Kesehatan menjadi musuhmu sepanjang tahun 2011.. Bahkan satu kecelakaan menimpa hingga berkuranglah cantik tangan lembutmu. Tentu kudoakan yang terbaik di tahun ini.. Sehat, bijaksana, dan tetap menyayangi keluarga dengan utuh dan tak terbagi.

Tak usah khawatir.. tahun ini kujanjikan janur kuning menghiasi sepanjang jalan ke rumah mungil kita yang baru. Tahun ini pasti tak lagi kau tersipu atau terdiam karena olok teman-teman dosenmu di SD. Sebab dirimu kan ngunduh mantu.. Kudoakan yang terbaik untukmu sama seperti doaku untuk Pak Bos mantan pacarmu itu..

Surat untuk Adikku semata wayang..

Wohohoho.. makin bagus hubungan kita di 2011.. Tak ada cacian, pertengkaran kecil, atau cuek-cuekan. Tahun terbaik Mas rasa sepanjang kita tumbuh bersama. Ah.. engkau semakin dewasa bro.. Bahkan kadang aku iri dengan segala aktivitas dan keahlianmu..

Tahun ini.. kudoakan kuliahmu semakin lancar.. Dan tetap fokus pada wacana percepatan kelulusanmu. Ingat, baru ada satu foto wisuda di ruang tamu.. Tambahin ya.. sebab doa kami bertiga selalu mengiringmu. Tuhan memberkatimu bro..

Yach.. Semoga surat-surat pendek di atas semakin menginspirasiku untuk lebih baik lagi di tahun ini. Maafkan atas segala salah dan kekuranganku di tahun lalu dan semoga keluarga kita tetap rukun dan damai. Sebab dengan rukun dan berdamai dengan keluarga, aku yakin akan lebih mantab dalam mengarungi segala yang akan terjadi di 2012.. Amin

Iklan
  1. Belum ada komentar.
  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: