Beranda > Polahku Teranyar.. > Nonton TV atau Ditonton TV??

Nonton TV atau Ditonton TV??

Dua hari yang lalu adalah saatnya babak penyisihan grup Liga Champions. Sebagai penggemar bola tentu saja aku tidak akan melewatkan kesempatan untuk melihat aksi kelas dunia tersaji di layar kaca. Apalagi aku bekerja di shift siang dimana jika pulang lebih lambat, akan tepat jamnya dengan waktu pertandingan yang kutunggu (pikirku saat itu..). Namun apa mau dikata.. di hari pertama, aku sukses tertidur bahkan dengan posisi duduk di depan TV sehingga temanku terpingkal-pingkal. Hari kedua lebih parah, walau aku sudah mandi malam (biar badan lebih segar menurutku), aku tetap saja tertidur di depan TV dengan posisi memegang secangkir kopi yang kumaksudkan untuk mengganjal kantuk. Huaaa.. kelewatan nich.. Aku nonton TV atau ditonton TV?

Sahabat.. kadang kita memiliki satu keinginan yang menggebu dan ingin kita gapai. Karena terlalu bersemangat, kita terkadang lupa untuk mempersiakan diri kita untuk mencapai keinginan tersebut. Dari peristiwa di atas, aku seharusnya tidur dulu barang sejenak agar bisa menonton tanpa dilanda kantuk. Atau, aku tidur siang lebih lama agar kantuk juga menjauh di jam pertandingan disiarkan. Bisa juga dengan menyiapkan cemilan agar tetap ada aktivitas selain melotot di depan TV. Kalau semuanya tidak manjur, manfaatkan TV yang bisa merekam pertandingan sehingga esok kita bisa menonton pertandingan tersebut tanpa lebih dulu melihat liputan olahraga di berita pagi. Anggap saja kita tetap menonton siaran langsung.. hehehe..

Tidak ada yang salah dengan memiliki keinginan lho.. Sebagai manusia pasti wajar untuk memiliki hasrat akan sesuatu. Tapi.. SALAH BESAR jika kita tidak mempersiapkan diri atau mengupayakan hal-hal untuk memperoleh keinginan yang dimaksud. Semuanya membutuhkan usaha, doa, keberuntungan, dan pengabulan yang datang dari Tuhan. Kita boleh berusaha tapi Dia yang akan menentukan hasil akhirnya (hemh.. pepatah lama).

Menurutku.. Ada banyak orang yang masih mengeluh jika keinginannya belum terpenuhi. Akupun jujur termasuk satu dari sekian yang begitu. Kadang dengan ketusnya mengumpat Tuhan tidak adil, tidak mau mendengar, tidak sayang terhadap kita, dan sebagainya. Ach.. demikian gampangnya. Padahal jika mau jujur, mungkin kita yang kurang berusaha untuk mewujudkan angan kita, jarang bersyukur dengan apa yang sudah kita punya, dan lupa berbagi saat berpunya. Jika sudah begitu, masih pantaskah kita mengumpat Dia?

Sahabat.. Adalah benar bahwa Dia hanya akan memberi sesuai yang kita perlukan tidak sebesar yang kita pinta. Dia akan mengabulkan yang sesuai dengan porsi kita dan tidak lebih besar dari apa yang kita bisa rawat atau jaga. Tuhan maha pemurah, penyayang, penyabar, dan jawaban atas segala pinta serta doa, saat kita mampu bersyukur atas semua yang kita peroleh atau alami. Ada nilai di setiap duka yang kita tanggung dan ada pertanggungjawaban di setiap nikmat atau karunia yang kita dapat. Tuhan cuma titip kok.. pasti juga gak akan nitip banyak kalau sekiranya kita dinilai belum layak, cakap, dan mampu menjaga titipanNya. Maaf kali ini pasal 1 ayat 1 berbunyi “Tuhan selalu benar dan tak pernah keliru”.

Pagi ini, aku hanya ingin berbagi.. untuk selalu bersiap demi sesuatu yang sedang sahabat inginkan. Bergegaslah untuk setiap kesempatan yang Tuhan berikan. Dan bersyukurlah akan setiap peristiwa di hidupmu. Yakinlah bahwa Dia selalu hadirkan yang terbaik sesuai doamu.. Namun semua butuh waktu, kesabaran menunggu, dan keikhlasan jika semua tidak sesuai hasratmu.. Tuhan selalu punya rancangan yang baik untukmu.. Selamat pagi sahabat..

Iklan
  1. Belum ada komentar.
  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: