Beranda > Pelajaran Hidoepku > Warming Up plus Cooling Down..

Warming Up plus Cooling Down..

Entah kenapa dua istilah di atas kujadikan judul dari coretan kali ini. Mungkin karena luapan kesalku setelah rasa lelah mendera karena maen futsal bareng anak-anak Dudung FC di Bengkel Futsal Jatiwaringin. Harusnya aku ngantuk dan tertidur pulas bukan? Tapi yang ada malah insomnia dan membujukku untuk bercumbu dengan tuts demi tuts abjad di Aspire-ku. Jujur kuakui sudah lama tidak bermain futsal eh sekalinya ada kesempatan, aku kurang pemanasan dan tak melakukan pendinginan sesudahnya. Hasilnya ya begini.. Letih tapi tak bisa beristirahat walau efek positifnya tambah lagi koleksi coretanku.

 Warming Up atau istilah Indonesianya pemanasan adalah satu kaktivitas kecil sebelum satu kegiatan dimulai. Mau itu sebuah permainan olahraga, percintaan yang menggelora, atau tari-tarian dan banyak lainnya tetap saja membutuhkan pemanasan. Inti dari aktivitas ini adalah menyiapkan tubuh agar tidak mengalami hambatan dan bahkan bisa menghasilkan sesuatu yang optimal saat kegiatan yang sesungguhnya dijalankan. Kegiatan? Aku suka gunakan istilah ini karena pemanasan bisa diterapkan dalam bidang kehidupan apa saja. Selain tiga hal yang kusebutkan di atas, menyanyi juga butuh pemanasan berupa olah nafas atau berdendang dengan irama tertentu agar pita suara ‘lentur’ sebelum digunakan dalam waktu yang lama. Lainnya? Bekerja pun juga memerlukan warming up misalnya membaca makalah sebelum dipresentasikan, membuat sketsa sebelum digambarkan utuh, atau berdoa sebelum suatu pekerjaan dimulai. Pemanasan sungguh merupakan titik awal bagaimana kita bisa melakukan semua aktivitas dengan optimal. Coba saja langsung bermain badminton atau sepak bola tanpa pemanasan, dijamin tangan akan cepat lelah dan kram, tubuh terasa letih dan berat untuk bergerak, atau nafas tidak beraturan sepanjang permainan.

Setelah satu kegiatan dimulai, diperlukan juga pendinginan atau cooling down untuk merelaksasi otot dan bagian tubuh yang dipakai beraktivitas dalam jangka waktu tertentu. Dalam dunia olahraga hal ini erat kaitanya dengan mengatur kembali peredaran darah bahkan ada yang ditujukan untuk mengembalikan ritme nafas ke kondisi normal. Sekarang coba ingat, apakah setelah ujian berlangsung kita akan langsung belajar lagi untuk ujian berikutnya atau diam sejenak menikmati sebuah lagu ditemani secangkir kopi dan kudapan agar otak kembali fresh. Jika selesai bekerja seharian, apakah kita akan langsung bekerja untuk hari selanjutnya atau sejenak menghirup nafas panjang, terdiam mengevaluasi hasil pekerjaan, mencatat apa saja yang belum tercapai hari itu, dan berkomat-kamit mengucap syukur atas hasil kerja kita di hari yang sama serta beristirahat jika memungkinkan. Pendinginan jelas diperlukan karena setiap bagian tubuh kita memiliki ambang lelah dan kejenuhan. Pernah suatu ketika ada penyanyi yang gak keluar suaranya karena dalam sehari manggung di beberapa tempat secara non stop. Juga otot atlet marathon yang sobek karena berlari tanpa henti sepanjang hari.

Sahabat.. hidup ini cuma sementara. Lakukan semua kegiatan dengan gairahmu, asal jangan lupa untuk melakukan pemanasan dan pendinginan. Pemanasan mengandung arti pengkondisian untuk memperoleh yang terbaik dan memuaskan dalam kegiatan yang dilakukan. Pendinginan pertanda suatu kegiatan telah selesai dan merupakan proses pengembalian kondisi agar siap di kegiatan selanjutnya. Lakukan keduanya dan aku jamin setidaknya dirimu akan bernilai lebih dalam setiap kegiatan dan selalu siap untuk kegiatan selanjutnya.

Iklan
  1. Agustus 20, 2011 pukul 1:29 PM

    warming up???
    kenapa gw lebih suka istilah foreplay yak Sob? ^_^

  2. Agustus 21, 2011 pukul 11:28 PM

    @mas gempal.. karena.. karena…

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: