Beranda > PLUS plus > Balada si Korek Merah..

Balada si Korek Merah..

Teringat beberapa pengalamanku di mandi sore yang kerap terlambat.. Yach memang, sering kali terlambat.. sampai Ibu di Lampung, Bunda Emma, Ibu Kost, dan semua sahabat sering menegurku kenapa selalu doyan mandi malam.. Mulai dari rematik lah.. paru-paru basah lah.. masuk angin lah.. dan sederet peringatan lainnya. Walau jengkel diomelin tapi sebenarnya bersyukur juga karena masih ada yang care untuk ngingetin agar mandi tidak terlalu malam.. Thanks semua..

Balik maning ke laptop.. eh coretanku.. Biasanya kalau sudah bersiap mandi maka jangan harap untuk menggedor pintu kamarku, takkan kubukakan. Dan tak perlu tahu aktivitasku saat mandi bukan? Waahh.. ya gitu laaah.. Temanku yang satu ini pun pasti setuju ucapanku. Di tengah mandi, karena pemakaian listrik yang overload, tak jarang lampu tiba-tiba padam, istilah gawulnya “njepret”. Beruntungnya sebagai orang yang bukan penakut, aku tidak berteriak-teriak seperti tetangga kamarku. Walau BeTe juga kalau sabun pas nampol di muka atau shampo mulai bermigrasi dari rambut ke sudut mata.. Perrriiihhhh… Mau dibasuh, jelas gelap gulita menghalangi pencarian atas gayungku. Namun syukurlah.. aku punya senjata yang ampuh yakni si korek merah.. Dan karena sudah kutempatkan sedemikian sehingga aku bisa dengan mudah menjangkaunya (sambil mejem juga hayuukk) maka dalam hitungan detik pun.. PYAARR.. terang menggeliat di ruang sempit kamar mandiku..

Kalau dipikir-pikir.. nggak adil juga buat si jagoanku satu ini. Hanya kala butuh saja aku menyentuhnya, dan dia selalu setia untuk ada, tanpa mogok untuk menyala. Padahal korek ini ada hampir 1,5 tahun yang lalu, nitip sama Co-Ker dan hebatnya.. dia ada semacam senter kecilnya. Memang ukurannya yang empat kali korek biasa, menjadikannya awet sampai coretan ini kubuat. Kemarin2 waktu aku masih doyan merokok (sekarang lagi puasa sich..), wah jasanya besar sekali.. menemaniku saat berilham di pagi, sore, dan malam hari atau menjelang mandi. Sekarang.. aku belum menyentuhnya sama sekali, hanya entah tadi iseng sebelum mandi kuabadikan sosoknya dengan hape. Coba liat sosok memelasnya jika dengan sadisnya kubiarkan teronggok di samping lilin putih di kamar mandiku.. sakiiiitttt…

Nach sahabat.. coba renungkan sejenak.. Coretanku kali ini hendak melecutku dan juga melecutmu.. Apakah kita termasuk si korek merah itu??

Selalu ada dalam kondisi yang memang dibutuhkan..

Tak pernah mogok ataupun protes..

Menjadi solusi yang tepat dalam persoalan yang genting..

Sosok yang tegar dan tak pernah mengeluh (walau kedinginan dan diacuhkan)..

Kawan setia dalam lingkungan tak nyaman (saat berilham)..

Dan justru bisa menghadirkan kenyamanan?

Tapi….

Tidak populer dan disembunyikan..

Kerap dilupakan saat tuannya senang..

Jarang disentuh dan seolah terpinggirkan?

Jika ya.. tetapkan pilihanmu dari sekarang, apakah akan tetap menjadi si korek merah atau mending mogok saja biar dibuang?

Sahabat.. hidup kadang memberi pilihan yang sulit kepada kita. Aku tentu saja tak mau menjadi si korek itu, tapi tak mau pula aku dibuang hanya karena aku mogok saat diperlukan. Isiku masih banyak, dan belum dimanfaatkan.. Sampai saat ini, pilihanku hanya tetap menjadi si korek merah, yang tetap tokcer tanpa macet saat diperlukan.. Berharap si empuku merokok lagi dan aku akan sering digunakan, atau naik jabatan dipajang di samping laptopnya.

Apapun sekarang dirimu, jangan pernah merasa tak berguna, karena kau istimewa.. Tak usah iri dengan korek lain yang ditenteng tuanmu kemana mana, karena saat dibiarkan di kamar mandi, belum tentu mereka tahan. Bisa jadi macet dan langsung dibuang.. Tetap kamu yang menang bukan? Tetap kamu yang istimewa, setidaknya untuk di lingkunganmu sekarang. Sahabat.. nikmatilah hidupmu dengan bersyukur dan berbesar pengharapan.. Selamat sore..

Iklan
Kategori:PLUS plus
  1. Belum ada komentar.
  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: