Beranda > Akoe dan.... > Akoe.. dan Kunci Loker Luarku..

Akoe.. dan Kunci Loker Luarku..

Hari masih pagi seperti biasanya, aku masuki loker luarku. Karena bekerja di pabrik farmasi, aku dianugerahi dua loker, luar dan dalam untuk memastikan aku tidak membawa partikel asing dari luar lingkungan pabrik. Yang kulakukan adalah melepas baju rumahku, kemudian dengan bergaya Tarzan (daleman doang) masuk ke loker dalam untuk bertukar baju kerja.. Hemh sudah lama juga, hampir dua tahun (waktu kejadian ini berlangsung) dan gilanya aku belum bosan ataupun jenuh dengan itu hingga saat ini. Atau mungkin terlalu menghayati ya.. hahaha… Mungkin juga karena biasa dan menjadi rutinitas, aku tidak menyadari bahwa ada sesuatu yang istimewa dalam aktivitasku di loker. Setidaknya sampai pagi itu sahabat..

 

Senyap ruangan loker waktu itu, rekan-rekanku sudah menuju ruangan kerja karena aku tertahan di Lab QC untuk mengurus sampel produk. Kuambil kunci dan mulai membuka loker, tapi akh.. loh.. loh.. berulangkali kuputar tapi loker belum juga terbuka. Kuulangi lagi dan lagi.. tapi tetap aja si loker membandel dan tidak mau terbuka.. Hemh.. kupukuli pelan, kugedor, kutekan sedikit, alaaaaamaaak.. masih aja tegar tertutup untukku. Jengkel sekali rasanyo..Akhirnya aku duduk di kursi loker dan menarik nafas panjang, berdoa sejenak atas keselamatanku dari kost menuju pabrik, dan aku berdiri lagi. Kuulangi memutar kunci yang tertancap manis, dengan mantap, sedikit feeling layaknya maling pembuka brankas, kuputar anak kunci, dan tralalala… terbukalah loker itu. Layaknya dapat durian runtuh atau  kenalan cewek cantik nan seksi saja rasanya… (mau nyebut orgasme kok kayaknya lebay & keterlaluan..)

Hanya sendiri waktu itu, dan dengan sekejap aku melupakan jengkelku. Sebelumnya aku sempat merutuk loker itu akan kuganti kuncinya, tinggal bikin work request ke engineering dan besok pasti semua tak terjadi lagi. Tapi hal itu urung kulakukan dan sampai saat ini, hampir lima tahun, tetap kunikmati loker luar yang susah dibuka itu. Kenapa?? Karena ada yang istimewa tercerna dan terpetik dari si loker.

Sahabat..

Jika tanpa loker yang bandel itu, mungkin aku tidak akan berdoa, menghela nafas, dan menikmati feeling untuk membukanya di setiap hari kerjaku. Sepele mungkin untukmu, tapi besar artinya bagiku.

Berdoa.. mengawali kerja..sebelumnya hanya kulakukan saat bangun tidur, kurangkap dengan doa pagiku. Padahal aku belum tahu apakah aku selamat dalam perjalanan ke lokasi kerja, dan apakah aku siap untuk bekerja saat itu. Siapa tahu bro.. mata ternyata merah atau badan panas dingin sehingga harus pulang ke kost lagi tanpa bekerja. Doa sebelum bekerja juga mengisyaratkan penyerahan atau kepasrahan kita kepadaNya agar hari itu kita selalu dalam kasih dan bimbinganNya..

Menghela nafas.. kulakukan sebagai tanda aku siap untuk hari itu. Helaan panjang menandakan bahwa tubuh kita sangat fit untuk menjalani delapan jam kerja (waktu wajib) dan sejumlah waktu injury time sesudahnya. Lain soal kalau helaan nafas kita pendek, itu mungkin kita kurang sehat karena batuk atau terlalu lelah. Dijamin hari itu akan kita lalui dengan sedikit berat dan menyiksa..

Menikmati feeling membuka loker?? Ternyata mengingatkanku untuk bekerja tenang dan cerdas hari itu, berlaku juga untuk hari2 seterusnya kan.. Meresapi putaran kunci yang terasa dari ujung jemariku, membuatku geregetan untuk mengetahui apa yang aku hadapi hari itu dan bagaimana aku akan mengatasinya. Sesekali feeling diperlukan bukan dalam menjalani pekerjaan?

Hanya tiga hal sederhana yang mampu aku bagi dari aktivitas pagi di ruang loker luarku. Tapi setidaknya aku memberimu satu contoh bagaimana aku menemukan pelajaran hidup dari sesuatu yang tadinya menjengkelkanku. Nach sahabat.. coba cermati lagi setiap aktivitasmu, barangkali ada pelajaran yang bisa kau peroleh dari sesuatu yang sederhana bahkan juga menjengkelkan di hari-harimu. Selamat mencari…

Catatan :

Pernah suatu ketika kunciku ketinggalan, dan remuklah kerjaku hari itu, karena harus mencari kunci cadangan ke HRD dan terburu-buru memulai kerja tanpa 3 ritual di atas.

Iklan
  1. Belum ada komentar.
  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: