Beranda > PLUS plus > Mengubah yang biasa.. Menjadi Luarrr Biassaa..

Mengubah yang biasa.. Menjadi Luarrr Biassaa..

Minggu yang lalu, secara tak sengaja aku terdampar di komunitas Sekolah Bina Iman di bilangan Cileduk. Hampir tak percaya karena akhirnya aku mendampingi rombongan dimana adik sepupuku adalah salah satu dari sekian anak SBI tersebut. Dan di pagi yang cukup cerah tersebut.. Tralalala… kami meluncur ke satu tempat di Jakarta, apa coba?

dimanakah saudaramu??


Yach.. pasti tahu kan? Kami ke Kebun Binatang Ragunan. Basi banget bukan? Dan kesannya biasa… Tapi itu awalnya.. karena ternyata dengan berbaur dengan mereka yang berbaju merah, bertawa renyah, dan tak berbeban hidup yang berat, aku merasakan hal yang luar biasa menghampiriku..

permainan “dimanakah sang putri?”

Coba lihat gambar di atas, menyenangkan bukan? Melihat rombongan si merah bermain dan bersenang-senang. Masih biasa? Ayo ikut dalam alur pikiranku yang menerawang jauh.. saat sambil ikut tertawa, kujepretkan berkali-kali kamera dan hape ku ke kerumunan merah itu.

Mereka begitu riang.. dan menghadapi hari dengan banyak senyuman. Jauh beda denganku yang memiliki hari-hari penuh umpatan dan keluhan, akan hidup yang serasa kurang adil bagiku.

Mereka… bermain dan berlomba dengan jujur dan tanpa memikirkan juara ataupun hadiah. Bisa mengikuti aturan permainan saja sudah menjadi kebahagiaan dan dalam sekejap berubah menjadi lonjakan penuh semangat saat mereka mampu menyelesaikannya. Dan hebatnya.. mereka tak pikirkan juara berapa, dapat hadiah atau nggak, trus hadiahnya apa, trus.. trus.. dan trus yang lainnya.

Sahabat..

Aku iri karenanya, mengingat di sekelilingku sekarang saling sikut, saling serang, saling curang, hanya demi kata menang. Lebih dari itu disertai pengharapan bakal dapat sesuatu yang berharga dan hanya buat kita saja.. yang lain tidak. Sungguh tepatlah jika ada pameo senang liat orang lain susah dan susah liat orang lain senang sepertinya. Juga karena ingin juara… maka aturan main kadang diakali, ditinggalkan, atau bahkan membuat aturan main sendiri yang sekiranya membuat orang lain tidak bisa menyelesaikan permainan, apalagi menang.

Sahabat..

Tambah gilanya, saat selesai permainan dan mendapat hadiah, yang menang membagi kepada yang tidak dapat atau bertukar hadiah yang diinginkan. Ach semoga ini berlaku sampai mereka dewasa karena saat usiaku sekarang, sangat enggan rasanya berbagi hal yang sama kepada kompetitor kita..

Sahabat..

Aku meninggalkan kerumunan itu, dan duduk bersama om ku di sudut taman Ragunan, dekat Pintu Masuk Utara II. Aku ingin mencari hal lain yang luar biasa di hari itu.

Semuanya nampak biasa.. tatkala kupesan kopi.. melihat seorang ibu-ibu pemulung yang mengais botol-botol plastik di tempat sampah di depan kami, atau melihat seorang anak berwajah mongoloid yang tertawa sendiri didampingi orangtuanya dalam balutan kaos hijau muda..

Sahabat..

Dalam sekejap hal itu berubah menjadi luar biasa.. ketika aku dan om ku saling memandang.. dan menarik nafas panjang, menikmati udara pagi nan segar..

Kami jauh lebih beruntung daripada mereka..

Saat kulirik ke samping dan tukang kopi tiada lagi karena diusir petugas pintu masuk.. Berakhirlah pendapatan mereka hari ini..

Tatkala kami tidak perlu menginjak-injak botol plastik seperti si ibu-ibu pemulung agar kantong saktinya muat lebih banyak..

Atau kala tidak harus menahan risih saat anaknya jadi pusat perhatian dan gumaman orang hanya karena tertawa dan teriak-teriak sendiri..

Sahabat..

Apapun profesimu, seperti apapun hidupmu.. Yakinlah bahwa kau diciptakan dan dilimpahi rahmat yang luar biasa olehNya.. Ragunan yang tempat biasa (orang kate..) ternyata menjadi tempat yang luar biasa untuk merenungkan hidup..

Sahabat..

sudahkah engkau mengubah yang biasa menjadi luar biasa??

Iklan
  1. Belum ada komentar.
  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: