Beranda > Akoe dan.... > Akoe dan sekelumit masa lalu..

Akoe dan sekelumit masa lalu..

Ilustrasi di atas cukuplah untuk menggambarkan suasana percakapanku dengan seorang sahabat lama di hari Minggu yang lalu. Suasana yang begitu baik tiba-tiba berubah sedikit “menegangkan” saat ku tanya kabar mantannya waktu SMA. Suaranya mulai terdengar il-fil (hilang feeling) dan sedikit malas ngomong.. Mantan.. yach mantan kekasih.. yang dalam coretan ini kusebut sebagai sekelumit masa lalu..

Biar suasana mendukung, coba putar beberapa lagu lawas saat membaca coretan ini. Boleh pilih Setia-nya Jikustik, Penggalan Kisah Lama-nya La Luna, atau Demi Waktu-nya Ungu. Aku sendiri lebih memilih untuk mendengar A.N.G. nya NAFF saat menarikan jemariku di tuts abjad Aspire-ku.

Sekelumit masa lalu..

Kadang membuat jengkel memang saat diungkit kembali, saat ditanya ulang.. bahkan berulang-ulang dan memaksa memori kita terbuang untuk mau tak mau mengingatnya. Sering kali pula menimbulkan kata tanya mengapa dulu… kenapa tidak… andai saja.. dan berbagai kemungkinan tanya yang bermuara ke sesal berkepanjangan..

Sekelumit masa lalu..

Hadir justru di saat kita berupaya keras untuk melupakan atau menguburnya dalam-dalam dari kehidupan kita sekarang. Yang hilang telah berganti.. atau yang hilang takkan tergantikan.. pasti mewarnai situasi hati kita..

Hemh.. mungkin kalian akan mencibirku sambil berkata..

“kamu sich! Tidak merasakan kepedihanku saat itu..” atau

“sembarangan aja kalau nulis, memang bisa kamu memaafkannya setelah semua dariku dirampasnya?”

Sekelumit masa lalu..

Memang acap meninggalkan luka, membekaskan perih, dan mematrikan kebencian yang dalam di hati kita.. Karena sekelumit masa lalu identik dengan  perpisahan.. yang sangat jarang menorehkan kenangan manis. Lebih sering pahit, kecut, dan menyesakkan. Tapi coba kalau mau membaca note dari sobatku Flo Merry dengan judul 60 thn atau 70 thn? Di akun FB nya.. berikut kutipan note hasil curhat dengan sahabatnya..

“Mari kita berfantasi…bygkan seandainya kamu & mantan mu bertemu lg…saat usia kalian sdh 60 thn atau bhkan 70thn..dan pastinya sudah mjd kakek & nenek..lalu apa yg trjd atau apa yg mgkn kalian pikirkan saat itu?”

“Lucu lah”..seruku..Katanya lg “mlh mgkn kalian akn tertawa n slg bercanda mengenang yg lalu mjd sbuah kenangan manis,dan malah berkata..ngapain dl aku nangisin km yak??wöng bisa tua dan jelek jg….hahahaha”

Pernahkah sahabat.. kalian berilustrasi yang sama..??

Dulu mungkin Ia masih rupawan saat mencampakkan kita dan jatuh di pelukan yang lain..

Saat itu kita pengen menamparnya keras-keras..

Tubuhnya masih molek saat menolak cinta kita kesekian kalinya..

Kala itu ingin kita merontokkan giginya dengan palu godam..

Kantongnya masih tebal saat meninggalkan kita untuk berpaling ke yang lebih dari kita..

Pasti kita akan doakan dia jatuh miskin dan terlunta-lunta..

Tapi 60-70 tahun lagi..?

Dia sudah jelek, bongkok, dan renta.. jangankan ditampar, kena angin pun pasti gemetar dan terjengkang..

Dia sudah ompong.. apa lagi yang akan kita rontokkan? Satu gigi depan yang tersisa lucu ?

Dia sudah susah mengenali uang.. kenapa harus didoakan miskin?

Mungkin saat bertemu kita juga akan tertawa terkekeh-kekeh dan saling memamerkan kemahiran kita menggunakan tongkat penyangga langkah kita.. atau banyak-banyakan uban..

Masih jengkel? Marah? Kecewa? Menyesal?

Sahabat.. buat apa semua itu.. Cinta sejati kadang tak harus memiliki bukan? Bahagialah jika masih bisa mendengar atau tahu kabar mereka.. Bahkan berbagi cerita dan bahagia dengannya.. Tetaplah mengingat ulang tahunnya.. dan yang simpel2 aja darinya.. Buatlah kamu lepas dari kebencian yang akan menyita energimu untuk menikmati hari-harimu.. Lepaskan belenggu dendam yang hanya menggerogoti kebahagiaanmu..

Sekelumit masa lalu..

Yang akan selalu diingatkan orang, artikan saja bahwa hubungan kalian dulu berkesan di mata orang lain.. Mau yang adem ayem, yang putus nyambung, yang saling selingkuh, yang jadiannya dicomblangin, yang “kecelakaan”, dan yang lainnya.. Semua mengindikasikan orang lain peduli dan terkesan dengan kita.. Kalau masih perih, tariklah nafas panjang dan sunggingkan senyum terhebatmu, dan yakinkan mereka bahwa kamu tak menyesal..

Karena sekelumit masa lalu.. sampai detik ini.. turut mewarnai hidupmu.. dan menghiasi langkahmu..

Iklan
Kategori:Akoe dan.... Tag:,
  1. Belum ada komentar.
  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: