Beranda > Pelajaran Hidoepku > Menikah dan Karamel di mata Ibuku

Menikah dan Karamel di mata Ibuku

Mas.. Ubannya kok tambah banyak..??

Duar! Kalimat yg lembut terucap dari Ibu seolah menyudutkanku.. Mengingatkan 2 digit usiaku.. ‘salah shampoo bu..‘ kelitku ringan.

Ringan? Kata siapa.. Karena kelu juga aku menjawabnya. Sambil tersenyum Ibu merapikan adonan karamel yg terakhir..

Ibu pingin cepat momong cucu?

Pertanyaan klasik tiba2 terlontar sambilku menuang adonan karamel ke loyang..

Ibu tersenyum.. Dia mengelap hidung dan rambutku yang coklat karena adonan nyasar. Beliau pun mulai bertutur..

Menikahi seorang wanita.. Salah satunya bisa diumpamakan dengan membuat karamel. Ada takaran yang jelas.. Ada feel yang diutamakan.. Ada waktu penyiapan.. Dan sdikit keberuntungan agar karamelnya enak dan tidak keras.. Unsur hati harus kau utamakan di dalamnya..

Menikah berarti menyatukan hati dua keluarga.. Bukan hanya kalian berdua anakku.. Menikah berarti memberikan hatimu ke pasanganmu dan haruslah ada balasnya. Bukan menikah namanya kalau hanya satu hati yang bicara..

Karamel yang enak.. Butuh waktu dan keahlian untuk menyiapkannya..
Waktu itu.. adalah masa pacaranmu. Keahlian itu.. adalah percik pengalaman akan pasanganmu.. Kejelekan.. kebaikan.. kebiasaan.. dan smuanya yang akan kau temui semasa pacaran.. Manfaatkan waktu itu untuk lebih mengenal satu sama lain.

Siapapun pendampingmu.. Pastinya wanita.. Yang mau menyerahkan hatinya padamu seutuhnya.. Yang mau berbagi waktu untukmu dan keluargamu.. Yang mampu membuat adonan karamel denganmu.. Dan yang mampu menguatkanmu kala karamel buatan kalian itu gagal.. Atau memelukmu erat dan tertawa saat karamel lezat tercipta.. Jangan lupa.. Jika kalian gagal.. Ulangi dan coba lagi.. Tuhan memberkati..

Natal 2008

Natal 2008

Iklan
  1. Belum ada komentar.
  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: