Beranda > Polahku Teranyar.. > Nongkrong di Jembatan Cinta Pasar Rebo..

Nongkrong di Jembatan Cinta Pasar Rebo..

Yupz dua kali sudah aku nongkrong di jembatan layang Pasar Rebo yang kunamai TantaSarbo (Jembatan Cinta Pasar Rebo). Apa pasal? Karena banyaknya pasangan yang memadu kasih di atas motor setiap malam di atas jembatan itu. Gak hanya malam minggu aja loh.. tiap malem (ni dampak harga kos dan hotel semakin mahal di Jakarta hehehehe..)

Weitz.. mau coba? Jangan khawatir.. ada tukang buah dan minuman kalau “buahnya” kurang atau kehausan tuch. Kamtib dan polisi pada kemana yach.. abisnya makin menjadi tuch. Kalau ada kecelakaan karena ´terlalu semangat´ sehingga jatuh dari motor atau terserempet kendaraan yang lewat gimana?? Tapi menarik juga coz di alam terbuka.. apa lebih mak nyus ya?

Sutralah.. kita lewati saja dech..

Aku pingin ungkapin sisi lain dari pengalamanku nongkrong di TantaSarbo..

Di atas jembatan, dengan sebotol teh duiiingin (efek dari jam 10 malam) dan sebatang rokok GG (untuk selanjutnya akan disebut rokok DP).. kulayangkan pandangan ke jalanan di bawah jembatan (fly over tepatnya). Ada jalan tol  under pass dan jalan biasa.. Satu sisi lancar aliran kendaraannya dan satu sisi sedikit macet..

Satu sisi begitu cepat berganti.. dan satu sisi lambat merayap, satu dua kali terdapat motor yang berzigzag di antara himpitan angkutan umum..

Pufff.. itulah kehidupan kataku..

Ada yang begitu dinamis, cepat berganti, kencang, dan begitu lancar.. (jalan tol..). Namun untuk itu diperlukan biaya lebih. Dalam hal ini karcis tol kuanggap sebagai upaya seseorang (kerja keras, doa, lingkungan, dan keberuntungan..). Sisi hidup yang lain begitu lambat.. hanya akselerasi sesaat (perilaku motor) namun di suatu titik akan kembali mentok dan melambat lagi.. Angkot yang sering membua macet kuibaratkan sebagai  lingkungan dimana kita hidup dan beraktivitas.. Kadangkala kita terbelenggu oleh lingkungan yang terdoktrin salah.. misal: makan gak makan asal kumpul (hey! Apa gak laper? Makanlah untuk hidup bro..), lingkungan yang nerimo, lingkungan yang penuh kemunafikan dan penjilatan (Asal Bapak Senang..), dan sederet lingkungan yang tidak kondusif.

Kuhabiskan isapan terakhir rokok DPku.. kuhembuskan asapnya pelan.. melewati hidungku.. tentu saja mengotori paru-paruku.. kuteguk sisa teh di botol.. dan berpikir cepat untuk mulai menilai hidupku.

Sudahkah ku berdoa? bekerja keras? berada di lingkungan yang tepat? dan memiliki keberuntungan? Yupz.. aku harus berubah.. kamu juga coy.. Kustarter motorku dan melaju pulang.. Tapi Ciiiiiiitttttt….. aku berhenti!

Teriakan keras menghentikanku.

´ Mas! Tehnya belum dibayar!!!!´

Iklan
  1. hengkyjanu
    Agustus 17, 2009 pukul 2:50 AM

    YO I DA…WAK YO PRNAH LO MA DI SITU…
    ADD FB WAK DA…hengkyjanu@yahoo.com

    • bocahrantau
      Agustus 17, 2009 pukul 3:26 AM

      belum launching nich blognya.. tapi thanks dah comment ya..
      ah FB moe ga ada tuch..

  2. hengky
    Agustus 18, 2009 pukul 1:36 AM

    wach…sory da salah ketik…nie hengkyjanu@yahoo.co.id,yang di atas alamat fs.

    kl mo mampir jg di blog q da…bayangsani.blogspot.com

    • bocahrantau
      Agustus 19, 2009 pukul 9:27 AM

      wuidih.. blogmu bagus bro..
      hemh.. kalau di blog ini cuma yang ringan2 aja tur menggelitik. Ca yo…

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: